Supaya Pilkada Damai, Ini yang Mesti Dilakukan… 

Guntur
Guntur

NETIZEN.media-Banyak cara yang telah ditempuh untuk mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 27 Juni 2018 yang damai. Mulai dari sosialisasi, imbauan hingga deklarasi damai berbagai elemen masyarakat.

Berbagai langkah positif tesebut tentunya harus ditopang dengan netralitas para birokrat. “Kami berharap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjaga netralitasnya,” kata Guntur, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kalbar, Rabu (06/06/2018).

Netralitas ASN dalam Pilkada sudah diatur dengan jelas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 (PP 53/2010) tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Olehkarenanya, jika ada ASN atau dulunya disebut PNS ikut kampanye, memberikan dukungan kepada kandidat tertentu atau menggunakan fasilitas negara untuk kegiatan politik praktis, maka akan dijatuhi sanksi.

Sanksinya tentu sesuai tingkat pelanggarannnya, bisa sedang sampai berat, mulai penundaan gaji berkala, penundaan kenaikan pangkat, penurutan jabatan sampai dengan pemberhentian.

Selain berharap kepada ASN, Guntur juga meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pamilu (Bawaslu) untuk tetap netral selama Pilkada Serentak. “Guna menjaga situasi tetap kondusif, aman dan lancar,” jelasnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...