Wujudkan Pilkada Damai Melalui Program KB-Kes - Netizen

Wujudkan Pilkada Damai Melalui Program KB-Kes

Kapolda Kalbar periksa kesehatan
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono memeriksakan kesehatannya saat Pencanangan Bulan Bhakti KB-Kes Bhayangkara ke-72 di Kabupaten Mempawah, Selasa (26/06/2018). -Foto: Humas Polda Kalbar-

NETIZEN.media-Petugas kesehatan bicara seputar Keluarga Berencana (KB) itu biasa. Namun, lain halnya kalau Polisi yang membahas, bahkan menggelar kegiatan yang disebut “Bulan KB-Kes Bhayangkara”.

perdana inn 3

Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari Peringatan Hari Bhayangkara ke-72 tahun ini, dicanangkan di Kabupaten Mempawah untuk seluruh Provinsi Kalbar. Sebagai salah satu upaya mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018.

Program KB-Kes dengan Pilkada Damai ini serasa tidak ada kaitannya dengan upaya mewujudkan Pilkada Damai. Namun Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono menjelaskan hubungan keduanya, sebagaimana siaran pers yang disampaikan Kaur Lipprodok, Humas Polda Kalimantan Barat, AKP Cucu Safiyudin, Selasa (26/06/2018).

Kapolda Didi mengatakan, pencanangan Bulan Bhakti KB-Kes Bhayangkara ini merupakan tindak lanjut, sekaligus implementasi kebijakan yang telah diformulasikan melalui Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan Polri.

Kapolda Didi Haryono
Didi Haryono

Adapun ruang lingkup MoU tersebut terdiri atas: 

  1. Advokasi
  2. Komunikasi Informasi dan Edukasi, (KIE)
  3. Penyuluhan Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB)
  4. Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi
  5. Pembinaan Ketahanan Keluarga
  6. Pelatihan bagi pengelola dan pelaksana program KKB, dan
  7. Sosialisasi tentang kesepahaman KKB.

“Bertitik tolak dari hal tersebut, pada hari ini kita melaksanakan Bulan Bhakti KB-Kes Bhayangkara, sebagai tanda dimulainya kegiatan bulan bakti secara serentak di seluruh Kalimantan Barat,” tutur Didi.

Polri dalam hal ini Polda Kalbar sangat berkepentingan untuk mendorong terwujudnya Kampung KB dan keluarga kecil yang berkualitas, dan generasi muda yang berencana.

Karena dengan hal itu, menurut Didi, akan dapat memacu tingkat kesejahteraan masyarakat. Dengan semakin sejahteranya masyarakat, maka angka kriminalitas akan menurun.

“Antara kesejahteraan dengan keamanan memiliki korelasi yang sangat signifikan, ibarat dua sisi mata uang yang dapat dibedakan, tetapi tidak dapat dipisahkan,” kata Didi menganalogikan.

Artinya, jelas dia, tingkat kesejahteraan akan mempengaruhi perilaku masyarakat. Mereka yang masih prasejahtera berpotensi memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara melanggar hukum. Walaupun yang mapan tidak menutup kemungkinan melakukan hal serupa, karena dipengaruhi mentalitasnya.

Peningkatan kesehatan dan kesejahteraan sangat perlu dilakukan, karena keduanya sangat berkorelasi dengan tugas-tugas kepolisian.

Berdasarkan data yang ada, ternyata para pelaku kejahatan itu memiliki lingkungan yang kurang sehat, baik keluarga, tempat tinggal, maupun pergaulannya.

Kemudian, kata Didi, berdasarkan data yang disampaikan BKKBN Perwakilan Kalbar, ternyata angka kelahiran di bawah umur (antara usia 15 sampai 19 tahun) di Kalbar ini masih cukup tinggi.

Persoalan tersebut dipengaruhi banyak hal, di antaranya:

  1. Kurangnya perhatian orang tua terhadap putra putrinya
  2. Kurangnya perhatian guru terhadap muridnya
  3. Masih perlu ditingkatkannya peran tokoh agama dan adat
  4. Mungkin juga karena pengaruh teknologi informasi dan komunikasi.

“Untuk menekan lajunya jumlah usia perkawinan di bawah umur, perlu sinergitas semua pihak. Bukan hanya menjadi tanggung jawab BKKBN, tetapi semua komponen bangsa. Mulai lingkup yang paling kecil, seperti keluarga, pihak sekolah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan kelompok pemuda,” papar Didi.

Hal tersebut, menurut Didi, sangat berpengaruh terhadap agenda dan situasi Keamananan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kalbar, yang saat ini sedang menghadapi Pilkada Gubernur, Wali Kota dan Bupati.

Didi menegaskan, momentum KB-Kes Bhayangkara ke-72 tahun 2018, Guna menuju Pilkada Damai di Kalbar merupakan langkah konkret Polda Kalbar untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, guna menjamin stabilitas Kamtibmas di Kalbar.

Olehkarenanya, Didi berharap, masyarakat dapat memanfaatkan momentum Bulan Bhakti KB-Kes Bhayangkara ini untuk memeriksakan kesehatan keluarga, sekaligus konsultasi peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga. “Wujudkan keluarga kecil berkualitas dan generasi sekalian yang berbahagia,” tuturnya.

Berita Terkait
Komentar
Loading...