Dekat dengan Lokasi Karhutla, Siswa Sekolah Ini Was-was - Netizen

Dekat dengan Lokasi Karhutla, Siswa Sekolah Ini Was-was

Fitri Asdah
Siswa SMA Negeri 4 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Fitri Asdah dan rekan-rekannya.

NETIZEN.media-Siswa-siswi SMA Negeri 4 Sungai Raya, Desa Arang Limbung, Kabupaten Kubu Raya was-was. Lantaran sekolah mereka berdekatan dengan lahan yang terbakar, Sabtu (21/07/2018).

perdana inn 3

“Pasti terganggu. Apalagi kalau sudah kabut asap, biasanya akan ada bantuan dari luar. Jadi guru-guru lebih fokus pada tamu yang datang. Kelas kami jadinya kosong. Bahkan biasanya dua sampai tiga hari pelajaran kosong,” ucap Fitri Asdah (17), salah seorang siswi, kepada wartawan di lapangan sekolah.

Jendela sekolah yang berhadapan langsung dengan lahan terbakar, diakui Fitri membuat dirinya dan teman-teman tidak tenang.

SMA Negeri 4 Sungai Raya
SMA Negeri 4 Sungai Raya

“Kadang misalnya ada teman-teman yang mengidap penyakit seperti asma atau jantung, biasanya suka kambuh. Kadang ke sekolah kita pakai masker,” lanjut Fitri.

Melihat situasi yang berbahaya, ungkap Fitri, pihak sekolah yang berisikan 242 siswa dari 7 kelas ini, sering meliburkan para siswa hingga satu pekan.

Fitri beserta para siswa lain mengaku siap untuk membantu memadamkan api jika diperlukan. “Karena di sini sudah ada bantuan sumur bor dari BRGN (Badan Restorasi Gambut Nasional). Jadi semisal ada kebakaran, kita bisa tanggapi sebelum bantuan dari luar datang,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Jian, salah satu staf pengajar. Kebakaran lahan di dekat areal sekolah hari ini, diakui guru bahasa mandarin adalah kali kedua setelah sebelumnya pada Maret lalu.

Jian
Jian

“Kemarin hampir 10 meter jaraknya dari dinding sekolah. Bekasnya masih ada. Kita sangat amat panik. Sekolah diliburkan,” cerita Jian.

Dirinya berharap permasalahan ini cepat diselesaikan, agar siswa beserta guru dapat menjalani proses belajar mengajar dengan tenang.

“Harapannya pemerintah lebih cepat tanggap bila ada api. Lalu bila memang dimungkinkan untuk rekonstruksi sekolah. Untuk warga kami harap tidak lagi membakar lahan,” tutup Jian.

Berita Terkait
Komentar
Loading...