Sekda Kalbar: BPJS Kesehatan Jangan seperti Tuhan

M Zeet Hamdy Assovie
M Zeet Hamdy Assovie

NETIZEN.media-Sekretaris Daerah (Sekda) Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak mengeluarkan kebijakan seperti Tuhan, terhadap para pemegang Kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“BPJS Kesehatan tidak boleh memberikan batas waktu orang sakit. Misalnya ‘sakit itu tiga bulan saja’. Itu kan sudah seperti Tuhan. Kalau orang sakit empat bulan atau enam bulan bagaimana. Disuruh keluar dulu. Itu kan tidak fair,” kata M Zeet, ditemui usai Paripurna Nota Pengantar Gubernur terhadap KUA-PPAS TA 2018, di Balairungsari DPRD Kalbar, Selasa (23/07/2018).

M Zeet mengatakan, BPJS Kesehatan seyogianya menanggung biaya pengobatan pemegang JKN, sampai sehat. Bukan hanya dalam batas waktu tertentu. “BPJS Kesehatan itu hak rakyat. Senang tidak senang, pemegang JKN harus dibantu,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, lanjut M Zeet, terus mengajak Pemerintah Kabupaten/Kota untuk mengalokasikan anggaran guna membayar iuran warganya untuk menjadi peserta JKN. “Kalau hanya dibebankan ke Provinsi, tidak akan mampu,” ucapnya.

Pengalokasian anggaran untuk membayarkan iuran peserta JKN itu mendapatkan tanggapan positif dari beberapa kabupaten/kota. “Alhamdulillah, kita sepakat dengan para Bupati/Walikota untuk mengalokasikan anggaran tersebut,” tutup M Zeet.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...