Bukan Sekedar Lomba Nyanyi, Ini 3 Poin Penting Pesparawi - Netizen

Bukan Sekedar Lomba Nyanyi, Ini 3 Poin Penting Pesparawi

stan pemeran pesparawi
Stan Pemeran Pesparawi Tingkat Nasional ke XII di Rumah Radakng Pontianak, Minggu (29/07/2018). -Foto: Netizen.media-

NETIZEN.media-Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Nasional ke XII di Kota Pontianak, Provinsi Kalbar bukan sekedar perlombaan menyanyi, tetapi lebih dari itu.

perdana inn 3

Ketua Umum Panitia Pesparawi Nasional 2018, Karolin mengatakan, kegiatan yang diikuti peserta dari seluruh Provinsi di Indonesia ini mempunyai 3 poin penting yang harus dicatat, yakni:

  1. Meningkatkan spiritualitas
  2. Meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan antarumat Nasrani
  3. Menjalin kerja sama antara umat Nasrani dengan umat beragama lainnya.

Menurut Karolin, Pesparawi ini menjadi ajang untuk mempersatukan Gereja. “Gereja ini kita ketahui cukup banyak. Ada berbagai aliran Gereja yang berbeda,” katanya saat ditemui usai pembukaan Karnaval mobil hias, di Rumah Radakng, Minggu (29/07/2018) siang.

Melalui Pesparawi ini, lanjut Karolin, semua perbedaan Gereja dihilangkan dan bersatu sebagai umat Nasrani untuk memuliakan Tuhan. Karena bagi umat Nasrani, bernyayi adalah memuliakan Tuhan.

Bupati Landak ini menambahkan, kesuksesan Pesparawi ini juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat beragama lain, bukan hanya umat Nasrani.

“Panitia terdiri atas beragam kelompok dan latar belakang. Ada yang Kristen, Katolik, kemudian muslim. Semuanya terlibat. Kita gotong royong karena bagi kita ini adalah kebanggaan bersama bisa menjadi tuan rumah tingkat nasional,” ucap Karolin.

Kemudian pada pembukaannya di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman Pontianak, Senin (30/07/2018) malam, akan dihadirkan tari kolosal oleh generasi muda Kalbar dari berbagai latar belakang.

“Termasuk adik-adik kita yang muslim, Katolik dan Kristen. Semuanya bergabung. Kita tidak memandang itu sebagai perbedaan. Tetapi kita sama-sama menyukseskan kegiatan ini sebagai kegiatan satu bangsa dan satu negara,” tutup Karolin.

Berita Terkait
Komentar
Loading...