Devi Safitri Juara Dunia Hapkido Pulang ke Desa Ambangah - Netizen

Devi Safitri Juara Dunia Hapkido Pulang ke Desa Ambangah

Pemkab Kubu Raya Janjikan Bonus

Devi Safitri
Devi Safitri (tengah), didampingi Kepala Disporapar Kubu Raya, Cicilia Tri Agustina (kanan) dan Ketua Umum KONI Kalbar, Fachrudin Siregar (kiri), saat diwawancarai awak media, di Bandara Supadio, Kubu Raya, Selasa (31/07/2018) siang. -Foto: Netizen.media-

NETIZEN.media-Putri kelahiran Desa Ambangah, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalbar, Devi Safitri berhasil mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia. Ia meraih medali emas World Hapkido Championship Seoul 2018 di Korea Selatan.

perdana inn 3

“Saya merasa terharu. Tidak menyangka bisa mengharumkan nama Indonesia di negeri orang. Apalagi ini melebihi dari target awal,” kata Devi ditemui di Bandara Supadio Pontianak, ketika hendak pulang ke kampung halamannya, Selasa (31/07/2018) siang.

Devi berhasil menjadi juara dunia setelah menumbangkan lawan dari Hongkong, di nomor Dae Ryeon atau tarung di kelas feather under 57 kilogram. Kemenangannya ini melampaui target pribadi yang dipasangnya.

Ketika ditanya, siapa saja atlet hapkido dunia yang paling berat dilawan, Devi pun menjawabnya dengan tegas. “Sudah pasti tuan rumah, Korea Selatan,” ungkapnya.

Namun, kerja kerasnya selama tujuh bulan berlatih, sanggup menaklukkan semua lawan berat itu. Tidak hanya senang atas prestasinya itu, Devi juga mengaku sangat bangga dapat memperkenal Kubu Raya, kabupaten yang gaung prestrasi di bidang olahraga jarang terdengar atau bahkan tidak sama sekali.

“Tentu saja semua yang Saya dapatkan ini tidak dengan cara yang instan. Perlu perjuangan untuk latihan yang keras setiap hari, tanpa mengenal lelah, demi mengejar prestasi ini,” papar Devi.

Terlepas dari latihan kerasnya menghadapi kejuaran dunia hapkido tersebut, Devi mengakui keberhasilannya di tingkat dunia ini tidak terlepas dari doa dan restu orangtua serta orang-orang terdekatnya.

Devi Safitri
Kedatangan Devi Safitri ke kampung halamannya disambut dengan kalungan bunga dari Ketua KONI Kalbar, di Bandar Supadio Pontianak, Senin (31/07/2018). -Foto: Netizen.media-

Devi menyampaikan terima kasihnya kepada semua orang yang telah men-support-nya. Terutama pelatih yang sejak awal terus mendukungnya hingga akhir. “Insya Allah, setelah kejuaraan ini Saya akan ikut Kejurnas di Jakarta September nanti,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kubu Raya, Cicilia Tri Agustina yang turut menyambut kepulangan Devi Safitri di Bandara Supadio Pontianak, menyampaikan rasa harunya.

“Tidak pernah menyangka bahwa Devi dapat menorehkan prestasi dan membawa nama Kubu Raya di kancah internasional,” kata Cicilia.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya, kata Cecilia, akan memberikan bonus untuk Devi serta atlet lain yang dapat menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Kubu Raya.

“Semoga dengan adanya prestasi Devi, dapat memotivasi atlet-atlet yang akan bertanding, baik di ajang nasional maupun internasional, untuk lebih baik lagi,” ujar Cicilia.

Bukan hanya akan memberikan bonus, Disporapar Kubu Raya juga akan bekerjasama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalbar serta Pusat, guna menindaklanjuti nasib atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia.

Berita Terkait
Komentar
Loading...