Katanya Minta Antar Pulang, Ternyata... - Netizen

Katanya Minta Antar Pulang, Ternyata…

Muhammad Husni Ramli
Muhammad Husni Ramli

NETIZEN.media-Sepulang dari kediaman temannya, NT yang mengendarai sepeda motor seorang diri, bertemu seorang pemuda di tengah perjalanan, Sabtu (04/08/2018) sekitar pukul 18.00 WIB.

perdana inn 3

Pemuda yang belakangan diketahui berinisial AM (22) itu tiba-tiba memaksa minta diantar pulang. Perempuan ini pun tidak kuasa menolak.

AM pun berbonceng dengan NT. Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di kawasan Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya, pemuda tersebut minta berhenti.

“Kemudian korban dipaksa masuk ke areal kuburan Halim. Di sana, korban dipukul hingga jatuh dari sepeda motor,” kata Kasatreskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni, di Mapolresta Pontianak, Senin (06/08/2018) siang.

Setelah terjatuh, AM pun merampas smartphone merek Oppo milik NT. Kemudian memukul dada perempuan itu hingga lima kali. Bahkan mencekik dan sempat menyeretnya.

NT pun berteriak sekuat tenaga, meminta pertolongan. “Beruntung teriakan korban didengar warga sekitar yang langsung berdatangan,” kata Husni.

Melihat warga berdatangan, AM pun langsung kabur membawa smartphone rampasannya. Meninggalkan NT yang mengalami luka-luka di tangan dan kakinya karena diseret. “Korban kemudian melapor ke Mapolresta Pontianak,” lanjut Husni.

Menindaklanjuti laporan tersebut, unit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak pun langsung bergerak dan berhasil mengamankan AM di Gang Nurul Huda, pinggir Jalan Adi Sucipto, Senin (06/08/2018) sekitar pukul 02.30 WIB.

AM mengakui perbuatannya terhadap NT. Sedangkan smartphone yang dirampasnya, sudah dijual ke seseorang berinisial BY. “Kini AM sudah kami amankan di Mapolresta Pontianak,” ujar Husni.

Atas perbuatannya, AM disangkakan dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan (Curas). “Pelaku dapat dikenakan hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Husni.

Berita Terkait
Komentar
Loading...