Oknum Jaksa AJ Bantah Paksa Putranya Blowjob - Netizen

Oknum Jaksa AJ Bantah Paksa Putranya Blowjob

AJ
Oknum Jaksa AJ (kedua dari kanan) konferensi pers di kantornya, Senin (06/08/2018). -Foto: Netizen.media-

NETIZEN.media-Oknum Jaksa, AJ yang diduga memaksa putranya untuk oral seks (blowjob), membantah tuduhan tersebut, dan siap menuntut balik mantan istrinya, MA.

perdana inn 3

“Pemberitaan kemarin tidak benar, dan itu fitnah,” kata AJ, Jaksa bagian pengawasan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar, saat konferensi pers di kantornya, Senin (06/08/2018).

Mantan istrinya, MA menyebut AJ telah memaksa putranya, AP yang masih berusia 4,6 tahun untuk blowjob. Hal itu didasarkan pada pengaduan buah hati mereka yang masih TK tersebut.

Atas kasus tersebut, AP diamankan Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar, di tempat yang aman dan nyaman, untuk pemulihan psikisnya.

AJ menilai, apa yang dilontarkan mantan istrinya itu, telah merugikan nama baiknya dan juga institusi yang menaunginya. “Saya akan segera mengambil langkah hukum atas nama pribadi. Untuk institusi masih akan dikomunikasikan,” ujarnya.

Duda satu anak ini mengaku telah mengantongi bukti bahwa tindakan asusila yang dituduhkan terhadapnya, tidak benar atau fitnah belaka.

Hingga kini, AJ belum menerima panggilan kepolisian, terkait perbuatan yang dituduhkan terhadapnya. Ia pun tidak mengetahui keberadaan putranya.

AJ mengaku sudah menghubungi dan menyambangi kediaman mantan istrinya, MA. Namun tidak membuahkan hasil.

“Saya WhatsApp hanya dibaca dan tidak dibalas. Saya telepon tidak diangkat. Saya lihat mobilnya ada di rumah, motornya ada, lampu teras menyala dan orangnya tidak ada,” papar AJ.

Seperti diketahui, AJ telah menggugat cerai MA per November 2017. Hakim Pengadilan Agama memutuskan hak asuh anak di tangan AJ.

Atas pemberitaan tersebut, pria yang memiliki sertifikat Jaksa anak ini mengaku merasa tersudutkan. Imbasnya, keluarga calon istrinya menjadi ragu.

AJ akan menikah lagi pada 1 September 2018 di Kota Singkawang. “Kemarin Saya harus berkumpul bersama keluarga besar Saya, meyakinkan bahwa isu itu tidak benar,” ceritanya.

Kepada keluarga, AJ mengaku berani melakukan sumpah pocong, demi menyakinkan keluarga calon istri, bahwa Ia tidak pernah melakukan kekerasan seksual kepada putranya.

Di tempat yang sama, Asisten Bidang Intelejen Kejati Kalbar, Chandra Yahya Welo mengaku, AJ telah berkoordinasi dengannya atas kasus tersebut. “Tuduhan yang dialamatkan kepada beliau (AJ), semata-mata untuk merusak nama baiknya,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) wilayah Kalbar, Gerson AS menyatakan, akan melakukan pendampingan hukum kepada anggotanya, yang dalam hal ini adalah AJ.

“Kita akan mengawal kasus dari anggota kita. Kita tidak membela yang salah, tetapi kalau memang ini hanya fitnah, kita akan minta pertanggungjawabannya,” terang Gerson.

Berita Terkait
Komentar
Loading...