IRT Ini Curi Handphone untuk Beli Sabu-sabu

Tersangka DG
Tersangka DG

NETIZEN.media-Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota mengamankan perempuan paruh baya berinisial DG (50), Ibu Rumah Tangga (IRT) yang mencuri handphone di Kelurahan Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota.

“Uang hasil curian itu diakuinya untuk membeli sabu-sabu,” kata Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam kepada wartawan, Kamis (09/08/2018).

DG merupakan warga Gang Merdeka, Jalan Merdeka Kota Pontianak. Ibu empat anak ini mengambil handphone milik seorang wiraswasta, Munif (41).

Abdullah menceritakan, awalnya DG mengunjungi rumah korban untuk mengantarkan proposal kerjasama, di Gg Mubarak, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jumat (03/08/2018) sekitar pukul 18.00 WIB.

DG yang melihat pintu rumah yang tidak terkunci, masuk tanpa permisi dan mengambil handphone di atas meja ruang tamu. Kemudian pergi begitu saja. Di saat bersamaan, Munif sedang di dapur.  “Korban kaget, baru sekitar 10 menit pergi ke dapur, handphonenya sudah tidak ada lagi,” kata Abdullah.

Munif pun melihat kamera pengintai (CCTV) di kediamannya. Dari situ ia mengetahui, kalau handphonenya hilangs bersamaan dengan kedatangan DG.

Ia langsung pun melaporkan kejadian tersebut ke Polrestas Pontianak yang kemudian dilimpahkan ke Polsek Pontianak Kota. “DG berhasil diringkus pada Selasa 07 Agustus 2018 di kediamannya oleh Anggota Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota, setelah melalui serangkaian penyelidikan,” ujar Abdullah.

Saat diinterorasi, DG mengaku kalau handphone curiannya itu dijual kepada seseorang di Kampung Beting. “Uangnya untuk membeli sabu-sabu. Ini masih dalam penyelidikan kami,” kata Abdullah.

Atas perbuatannya, DG disangkakan dengan Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal maksimal 5 tahun penjara.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...