LDII Kalbar Desak Kemenkes dan Pengimpor Rubella Segera Urus Sertifikasi Halal MUI

Ketum LDII Kalbar, Susanto. Internet.

NETIZEN.media-Ketua Umum Ormas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Kalbar, Susanto mendesak agar Kementerian Kesehatan RI dan pengimpor vaksin rubella untuk segera mengurus penerbitan sertifikasi halal dari LPPOM MUI.

Hal itu dimaksudkan agar polemik penggunaan vaksinasi di masyarakat diharapkan segera mereda.

“Agar jangan polemik ini berlarut-larut,” jelasnya saat berbincang dengan awak media di Warung Kopi Kampoeng Mempawah, Jumat (10/08/2018).

Untuk itu, sembari menunggu keputusan sertifikasi MUI tentang status kehalalan vaksin rubella terbit, pihaknya pun berharap agar pemberian vaksin dapat ditunda, khususnya bagi umat muslim.

“Karena pendapat saya vaksin itu seperti makanan, yang masuk menjadi darah dan daging, vaksin boleh, tapi zat dan tata cara pengelolaannya dan cara pemberian vaksin harus ada jaminan kehalalan melalui sertifikasi MUI,” katanya.

Secara umum, LDII Kalbar sangat mendukung program pemberian vaksin oleh pemerintah, karena hal itu dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan kesehatan masyarakat. Hanya saja terdapat beberapa aspek yang harus diperhatikan.

“Jadi jangan ditafsirkan LDII menolak. Saya apresiasi, cuman masalah penggunaan zat dan pegelolaannya harus jelas,” bebernya.

Kedepan dia berharap, agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi, dan hendaknya pemerintah pun sudah dapat mengantisipasinya sebelum program diaplikasikan ke masyarakat.

“UU produk halal sudah ada, hanya sanksi atas itu belum ada. Tinggal komitmen pemerintah memastikan apa yang akan diberikan ke kalangan muslim itu harus halal,” katanya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...