Sedot Solar, Tukang Tambal Ban Kepergok Polisi

Rekannya Malah Berhasil Kabur

Tersangka FR (baju hitam) di-BAP Anggota Polsek Pontianak Kota, Rabu (29/08/2018). -Foto: Netizen.media-
Tersangka FR (baju hitam) di-BAP Anggota Polsek Pontianak Kota, Rabu (29/08/2018). -Foto: Netizen.media-

NETIZEN.media-Sedang asyik menyedot Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dari truk yang parkir di Jalan Prof M Yamin, Selasa (28/08/2018) sekitar pukul 04.00 WIB, FR (24) malah kepergok Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota.

“Saya hanya mengikuti teman. Saat polisi datang, dia kabur,” kata FR, Tukang Tambal Ban yang tinggal di Jalan Sultan Syahrir Pontianak, ketika ditemui di Mapolsek Pontianak Kota, Rabu (29/08/2018) sore.

FR mengaku baru dua kali mencuri solar dari truk yang parkir. Rencananya untuk dijual ke sopir truk lain yang memerlukan solar. Namun asa itu kandas, karena tertanggap Polisi.

Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam mengatakan, tertangkapnya FR ini bermula dari laporan penjaga malam terkait adanya orang yang mencuri solar dari truk yang parkir.

“Petugas malam itu melihat orang mencurikan yang sedang menyalin BBM dari dalam tangki truk yang parkir di depan minimarket Citra Mandiri,” katanya.

Kebetulan di waktu bersama, ada Anggota Polsek Pontianak Kota yang sedang patroli di wilayah Kota Baru. Pengaduan penjaga malam itu pun langsung ditindaklanjuti.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Anggota Polsek Pontianak Kota tersebut melihat dua pelaku masih beraksi. Penyergapan pun dilakukan. “FR berhasil kita amankan. Namun salah seorang pelaku berhasil kabur,” kata Abdullah.

Modus operandi pencurian BBM yang dilakukan FR tersebut, dimulai dengan merusak tutup tanki truk menggunakan obeng dan pisau. “Setelah tutup tanki rusak, pelaku menyedot BBM menggunakan selang, disalin ke jeriken besar,” rinci Abdullah.

Dari tangan FR, berhasil diamankan sekitar 30 liter solar yang sudah dimasukkan ke jeriken. “Pengakuannya FR, untuk dijual ke sopir truk. Karena saat ini solar sedang langka,” ungkap Abdullah.

Atas perbuatannya, FR disangkakan dengan Pasal 363 KUHP terkait kasus pencurian. “Kasus ini masih kita dalami untuk mengetahui penadah BBM curian tersebut,” kata Abdullah.

Lantaran kasus ini, Abdullah pun mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati memarkir mobilnya. “Pastikan mobil terkunci dengan baik, dan sambil terus diawasi,” tutupnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...