Polresta Pontianak Bongkar Sindikat Pencurian Smartphone

pencurian smartphone
Ilustrasi-net

NETIZEN.media-Kasus pencurian handphone pintar atau smartphone terkesan biasa-biasa saja. Namun ternyata, di baliknya terdapat sindikat yang cukup besar. Di dalamnya terdapat orang-orang yang memiliki peran masing-masing.

Sindikat pencurian smartphone tersebut berhasil dibongkar Tim Jatanras Polresta Pontianak. “Butuh waktu lama untuk membongkarnya,” kata Kasatreskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni Ramli, di Mapolresta Pontianak, Jumat (07/09/2018).

Husni menjelaskan, terbongkarnya sindikat pencurian smartphone tersebut bermula dari laporan korban atas nama Laila yang kehilangan smartphone-nya yang seharga Rp5 Juta di dashboard sepeda motornya pada Juli 2018.

Waroeng V

Kasus pencurian di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya dilaporkannya ke Polresta Pontianak. Langsung ditindaklanjuti Tim Jatanras.

Hasil penyelidikan Tim Jatanras pun membuahkan hasil. Smartphone milik korban itu di tangan Ted, warga Sungai Jawi. “Kita tangkap Ted terlebih dahulu. Dia mengaku membelinya dari Rin seharga Rp1,3 Juta,” ungkap Husni.

Rin merupakan warga Pal V Kecamatan Pontianak Barat. Tanpa bertele-tele, Tim Jatanras pun langsung menjemput Rin. Setelah diinterogasi, Ia juga mengaku membeli smartphone itu dari Vov seharga Rp1,2 Juta.

Tim Jatanras pun langsung menciduk Vov di kediamannya, di Gang Gunung Kerinci. “Vov mengaku mendapatkan smartphone tersebut dari End,” cerita Husni.

Penangkapan terhadap End pun dilakukan dengan sigap. “Dalam pemeriksaan, End mengaku kalau dirinyalah yang mencuri smartphone tersebut,” kata Husni.

Berikut rincian pengungkapan sindikat pencurian smartphone tersebut:

  1. End yang mencuri smartphone milik Laila
  2. End menyerahkannya kepada Vov
  3. Vov menjualnya kepada Rin seharga Rp1,2 Juta
  4. Rin menjualnya kepada Ted seharga Rp1,3 Juta.

Husni mengungkapkan, Vov yang berperan sebagai penadah barang curian tersebut merupakan residivis, pernah di penjara karena kasus serupa.

Untuk pelaku pencurian, End disangkakan dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Sedangkan ketiga penadah, Vov, Rin dan Ted disangkakan dengan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Pair Kebab Habib River X
Berita Terkait
Komentar
Loading...