Polri Masuk Struktur Tim Pengendali Inflasi

Didi Haryono
Didi Haryono

NETIZEN.media-Bersama 13 kementerian, Polri masuk Tim Pengendali Inflasi Nasional. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2017 (Keppres 23/2017).

“Diharapkan dapat mendukung tercitanya kestabilitan tingkat inflasi,” kata Irjen Pol Didi Haryono, Kapolda Kalbar sebagaimana press release yang disampaikan, Kaur Lipprodok Humas Polda Kalbar, AKP Cucu Safiyudin, Jumat (21/09/2018).

Didi menjelaskan, inflasi timbul karena tingginya harga barang danjasa dalam kurun tertentu. Hal ini bisa disebabkan beberapa faktor. Di antaranya, tingginya permintaan terhadap suatu barang, jumlah uang yang beredar lebih banyak, dan kenaikan biaya produksi.

Tingkat inflasi Nasional ditentukan inflasi di setiap Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sehingga daerah pun dituntut untuk menjaga inflasi tetap stabil. “Peran Polda Kalbar cukup signifikan dalam menjaga kestabilan inflasi,” kata Didi.

Di antaranya, jelas Didi, melalui penegakan hukum terhadap peredaran uang palsu. “Karena kita menyadari, mata uang Rupiah adalah simbol kemandirian ekonomi, kedaulatan politik serta kepribadian bangsa,” tuturnya.

Selain terhadap peredaran uang palsu, Polda Kalbar juga membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan pada akhir 2017. “Hingga menjelang akhir 2018 ini, sudah 8 kasus Tindak Pidana Pangan yang kita tangani,” ungkap Polda.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...