Naufal Ba’bud Nakhodai FAJI Kota Pontianak yang Baru Dibentuk

Pengurus FAJI Kota Pontianak periode 2018-2022 berfoto bersama usai dilantik, di Canopy Center, Minggu (30/09/2018). -Foto: Netizen.media-
Pengurus FAJI Kota Pontianak periode 2018-2022 berfoto bersama usai dilantik, di Canopy Center, Minggu (30/09/2018). -Foto: Netizen.media-

NETIZEN.media-Kepengurusan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Pontianak resmi terbentuk, Minggu (30/09/2018) pagi. Naufal Ba’bud terpilih menjadi Ketua untuk periode 2018-2022.

Bertempat di Canopy Center, Jalan Purnama II, Kecamatan Pontianak Selatan, pembentukan sekaligus pelantikan tersebut berlangsung dengan khidmat.

Kegiatan yang bertemakan “Tumbuh Bersama Membangun FAJI Kota Pontianak sebagai Sarana Pengembangan Wisata Lingkungan dan Sosial” ini turut dihadiri Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pontianak Mei Purwowidodo.

FAJI Kota Pontianak

Hadir bukan pula jajaran Pengurus FAJI Provinsi Kalbar, Kepala Seksi (Kasi) Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak Zakaria, dan Kepala Bidang (Kabid) SDM Bank Kalbar Hartono.

Wakil Ketua FAJI Provinsi Kalbar, Agus Akbar dalam sambutanya mengaku sangat mengapresiasi pegiat arung jeram di Kota Pontianak yang telah lama mempersiapkan pembentukan ini.

“Saya tahu, selama kurang lebih dua bulan lamanya mempersiapkan pembentukan kepengurusan arung jeram di Kota Pontianak ini. Hingga akhirnya pada hari yang berbahagia ini, kita semua menyaksikan upacara pelantikan Pengurus FAJI Kota Pontianak Masa Bakti 2018-2022. Untuk itu selamat,” papar Agus.

Dia mengungkapkan, FAJI Kota Pontianak ini merupakan kepengurusan pertama untuk tingkat kabupaten/kota sejak terbentuknya FAJI Provinsi Kalbar April 2018.

“Insya Allah, dalam beberapa bulan ke depan, akan menyusul FAJI Kabupaten Mempawah, Bengkayang, Sanggau, dan Melawi. Sepengetahuan saya, saat ini para pengarung jeram di empat kabupaten ini sedang mempersiapkan proses pembentukannya,” ungkap Agus.

Cabang Olahraga (Cabor) Arung Jeram, tambah Agus, tergolong unik dibandinglan Cabor di bawah naungan KONI lainnya. FAJI dibentuk untuk membinanya, agar meraih prestasi.

Selain sasaran utamanya tersebut, FAJI juga mempunyai tujuan lain yang tidak kalah penting dan telah menjadi ketetapan arah kebijakan satu-satunya wadah para pengarung jeram di Indonesia ini.

“Yaitu petualangan dan pengembangan wisata minat khusus serta pelestarian lingkungan, khususnya di wilayah aliran sungai,” jelas Agus.

Ia optimis, dengan terbentuknya kepengurusan FAJI Kota Pontianak, tidak saja akan mengangkat nama Kota Pontianak dan Kalbar di kancah kejuaran arung jeram. “Tetapi juga mampu membangun dunia pariwisata serta berkontribusi terhadap lingkungan kawasan sungai di kota ini,” ucap Agus.

Sementara itu, Ketua FAJI Kota Pontianak Terpilih, Naufal Ba’bud mengucapkan, terimakasih kepada semua pihak yang turut mendukung terbentuknya FAJI Kota Pontianak.

“Kita berterimakasih kepada FAJI Kalbar dan Wali Kota Pontianak yang telah memberikan rekomendasi sehingga FAJI dapat menjadi salah satu wadah untuk Cabor di KONI Kota Pontianak,” ujar Naufal.

Selain itu, dia juga mengucapkan terimakasih kepada Bank Kalbar selaku sponsor yang turut membantu pendanaan, maupun instansi lain yang terlibat dalam pembentukan FAJI Kota Pontianak.

Naufal menambahkan, mungkin menjadi pertanyaan bagi sebagian orang tentang di mana lokasi sungai Pontianak yang akan menjadi ajang arung jeram FAJI. Tentunya sulit.

“Namun, FAJI tidak hanya terfokus pada olahraga prestasi. Tetapi juga akan fokus pada sarana dan pengembangan wisata sosial, sungai di kota Pontianak, dan hal sosial lain yang bisa kita lakukan,” jelas Naufal.

Dirinya pun mengaku, akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, guna mengembangkan para atlet arung jeram di Kota Pontianak. “Sehingga nanti akan ada atlet Kota Pontianak yang akan kita kirim dalam berbagai kejuaraan,” katanya.

Sebagai organisasi baru di KONI Kota Pontianak, Naufal pun berharap  dukungan dan pembinaan pihak terkait. “Kita berharap binaan KONI Kota Pontianak, agar organisasi baru ini dapat ikut andil dalam berbagai kegiatan KONI Kota Pontianak,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Pontianak, Mei Purwowidodo dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pelantikan kepengurusan FAJI Kota Pontianak. “Ini merupakan pengurus Cabor ke-36 di bawah KONI Kota Pontianak,” ungkapnya.

Dia mengapresiasi antusias para anak muda yang menyukai olahraga arung jeram, meskipun kondisi sungai di kota Pontianak sepertinya kurang mendukung kegiatan arung Jeram.

“Namun, selain olahraga prestasi, masih banyak kegiatan lain yang dapat di lakukan FAJI, seperti terlibat dalam kegiatan sosial,” papar Purwodidodo.

Sebagai organisasi yang baru terdaftar di bawah naungan KONI Kota Pontianak, tambah dia, FAJI akan diusahakan bisa terlibat dalam berbagai Cabor untuk Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Mudah-mudahan bisa termasuk. FAJI juga mendapatkan anggaran pembinaan dari KONI pada 2019. Itu yang kita harapkan. Sehingga FAJI dapat memiliki sarana dan prasarana guna pembinaan atlet,” ujar Purwowidodo.

Senada juga disampaikan Kasi Logistik dan Kedaruratan BPBD Kota Pontianak, Zakaria. “Keberadaan FAJI juga dapat membantu dalam kegiatan sosial dan penanggulangan bencana, sebagaimana misinya,” katanya.

Sebagai instansi terkait, BPBD Kota Pontianak pun siap memfasilitasi sarana dan prasarana yang dibutuhkan, seperti perahu karet untuk mendukung kegiatan olahraga.

“Yang penting ada koordinasi yang baik. Untuk kebersamaan kita siap membantu,” janji Zakaria.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...