Dishub Tak Pernah Pungut Retribusi Parkir RSUD Soedarso

Utin Srilena Candramidi
Utin Srilena Candramidi

NETIZEN.media-Sedari awal, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak enggan memungut retribusi parkir di depan RSUD Soedarso Pontianak. Karena sudah mengetahui kalau di kawasan tersebut akan dibangun jalan.

“Kita sudah mengetahui itu Fasum (Fasilitas Umum) yang mau dijadikan jalan. Makanya kita tidak mau mengambil retribusi,” kata Kepala Dishub Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi, ketika memantau jalannya alih fungsi lahan di depan RSUD Soedarso, Selasa (09/10/2018) pagi.

Srilena mengaku sudah mendengar tentang Surat Perjanjian antara pengelola parkir dengan manajemen RSUD Soedarso. “Tetapi pada intinya karena itu Fasum, tidak boleh,” tegasnya.

Kecuali, lanjut dia, kalau kawasan tersebut Fasum tertentu seperti Jalan Diponegoro. “Itu kan pinggir jalan umum, masih diberikan toleransi sementara. Kalau ini (di RSUD Soedarso-red) memang kita tidak terima setoran apapun dari awal, sebelum dan sampai saya menjabar,” papar Srilena.

Ia membantah kalau Dishub Kota Pontianak membiarkan pelanggaran yang dilakukan pihak RSUD Soedarso dengan membiarkan para pengelola parkir beraktivitas di kawasan tersebut.

“Kita tidak membiarkan. Katanya kan ada kerjasama pihak parkir dengan RSUD Soedarso. Sekarang kan jelas jalan mau dibangun. Jadi kita tugasnya mengamankan Fasum saja,” jelas Srilena.

Kabar perjanjian antaran pengelola parkir dengan pihak RSUD Soedarso tersebut, diketahui Srilena sejak dua hari lalu. Ia pun memastikan kalau pemanfaatan Fasum tanpa izin dari Kepala Daerah atau dinas terkait merupakan tindakan ilegal.

“Perjanjian antara RSUD Soedarso dengan pengelola parkir kan sudah selesai. Itu bukan ranah kami. Yang jelas kami hanya mengamankan. Kendaraan tidak boleh parkir di situ,” tutup Srilena.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...