32 Perusahaan di Kalbar Gunakan Bahan Peledak

Bom
Ilustrasi-net

NETIZEN.media-Setakat ini, Polda Kalbar telah mengeluarkan izin kepemilikan, penguasaan, penyimpanan, pembelian dan penggunaan Bahan Peledak (Handak) kepada 32 perusahaan di Provinsi Kalbar.

“Digunakan untuk usaha pertambangan dan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah dan swasta, guna menunjang peningkatan pembangunan di Kalbar,” kata Irjen Pol Didi Haryono, Kapolda Kalbar, ketika Sosialisasi Pengamanan, Pengawasan dan Pengendalian (Pamwasdal) Handak Komersil, di Aula Hotel Ibis Pontianak, Rabu (10/10/2018).

Sosialisasi sekaligus silaturrahmi dengan pengguna akhir Handak komersil ini dihadiri para Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalbar, perwakilan Asosiasi Pengusaha Jasa Angkut Handak, pengusaha pengguna akhir Handak di Kalbar.

Selain itu, hadir pula para pejabat Ditintelkam Polda Kalbar, para Kanit Ditintelkan Polda Kalbar, para Kasat Intelkam jajaran Polda Kalbar dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Didi Haryono menjelaskan, berdasarkan Peraturan Kapolri Nomor 17 Tahun 2017 tentang perizinan, pengamanan dan pengendalian Handak komersil, dilakukan secara berjenjang, mulai dari Polsek, Polres, Polda sampai ke Bintelkam Polri.

Penggunaan Handak itu, tambah dia, tidak terlepas dari area izinnya, misalnya di kawasan pertambangan atua lainnya. “Tidak diperkenanakan untuk digunakan di luar area izin pertambangan yang diberikan,” ucap Didi.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...