Andy Jap: Untuk Sehat, Masyarakat “Tak Butuh” ASN

Kepala Dinkes Provinsi Kalbar, Andy Jap usai Wisuda STIKes Yarsi Pontianak, di Kapuas Palace Pontianak, Rabu (10/10/2018).
Kepala Dinkes Provinsi Kalbar, Andy Jap usai Wisuda STIKes Yarsi Pontianak, di Kapuas Palace Pontianak, Rabu (10/10/2018).

NETIZEN.media-Dialamatkan kepada ratusan wisudawan-wisudawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Yarsi Pontianak, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalbar, Andy Jap menyebutkan, masyarakat tidak membutuhkan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tetapi membutuhkan tenaga kesehatan yang profesional. Jadi , tidak mesti ASN,” kata Andy usai Rapat Senat Terbuka Wisuda S1 Pendidikan Profesi Ners dan DIII Keperawatan STIKes Yarsi Pontianak, di Aula Kapuas Palace Pontianak, Rabu (10/10/2018).

Andy mengatakan, wisudawan-wisudawati STIKes Yarsi Pontianak ini merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat dibutuhkan Provinsi Kalbar yang kekurangan tenaga medis atau tenaga kesehatan.

“Harus diakui tenaga kesehatan kita masih kurang. Khusus tenaga keperawatan yang sangat dibutuhkan, terutama di daerah-daerah di hulu Kalbar. Sehingga dengan lulusnya anak-anak kita ini, akan menjadi harapan, agar mereka dapat mengabdikan diri,” ujar Andy.

Untuk mengabdikan diri dan mengapalikasi ilmu kesehatan yang didapat di bangku kuliah, kata Andy, tentunya tidak harus menjadi ASN terlebih dahulu. “Menjadi perawat tidak harus jadi ASN,” tegasnya.

Andy mengungkapkan, sejauh ini kontribusi STIKes Yarsi Pontianak begitu besar dalam memenuhi SDM Keperawatan di Kalbar. Olehkarenanya, ia sangat beraharap lulusan keperawatan ini dapat mengabdi di Kalbar. “Bukan di daerah lain. Karena kita dan masyarakat Kalbar sangat membutuhkan tenaga kesehatan yang profesional,” terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua STIKes Yarsi Pontianak, Fajar Yousriatin mengucapkan Alhamdulillah atas diwisudanya 120 mahasiswanya. “Mereka ini berjumlah 120 orang, terdiri atas 58 profesi ners dan 62 DII keperawatan,” ungkapnya.

Wisuda STIKes Yarsi Pontianak

Ia pun berharap semua lulusan STIKes Yarsi Pontianak menjadi generasi perawat madani, memajukan pembangunan negeri di bidang kesehatan. “Kita berharap mereka ini dapat diterima semua pihak dari sisi tenaga kerja, baik itu di tingkat daerah, nasional maupun internasional,” ucap Fajar Yousriatin.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...