Optimalisasi Tambang Sangat Tergantung Kualitas Eksplorasi

Pertambangan
Ilustrasi-net

NETIZEN.media-Usaha pertambangan merupakan kegiatan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) tambang (bahan galian) dalam bumi. Hal ini sangat tergantung pada kualitas eksplorasinya.

“Eksplorasi akan sangat berguna untuk mangetahui umur tambang, jumlah cadangan bahan tambang yang akan memengaruhi pendapatan daerah, dan rencana reklamasi tambang,” kata Ria Norsan, Wakil Gubernur Kalbar.

Hal tersebut disampaikannya dalam Paripurna tentang tanggapannya terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara, di Balairungsari DPRD Provinsi Kalbar, Senin (29/10/2018).

Norsan menilai, kualitas eksplorasi juga memengaruhi kontribusi Pendapatan Domestik Regional Brutto (PDRB) sektor pertambangan dan penggalian berdasarkan perhitungan tahun dasar 2010.

“Perhitungan PDRB dengan tahun dasar 2010 untuk sektor pertambangan dan penggalian, pengeluaran biaya eksplorasi merupakan bagian dari elemen yang akan menambah nilai PDRB untuk sektor tersebut,” papar Norsan.

Keterlibatan profesional, akademisi, pemerintah, dan elemen masyarakat menjadi hal yang penting untuk diatur. “Agar hasil eksplorasi tidak hanya selesai di tataran dokumen. Tetapi juga menjadi tongkat estafet awal untuk melaksanakan good mining practices,” kata Norsan.

Ia mengingatkan, eksplorasi tambang dapat menyebabkan pencemaran akibat digunakannya zat-zat kimia berbahaya dan beracun (B3) sewaktu pemisahan biji tambang.

“Kerusakan tanah, erosi, sedimentasi, banjir, dan kekeringan juga sering terjadi akibat kegiatan ini. Pertambangan sering mengubah atau menghilangkan bentuk permukaan bumi (landscape),” ungkap Norsan.

Dampak negatif dari kegiatan pertambangan secara umum di Provinsi Kalbar dikenal dengan Pertambangan Emas Tanpa lzin (PETI).

“Saya berharap di dalam Perda ini, kegiatan PETI tidak disederhanakan dari illegal mining menjadi legal mining dalam bentuk WPR (Wilayah Pertambangan Rakyat),” kata Norsan.

Permasalahan PETI ini, tambah dia, seharusnya dikaji sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas, bukan dilihat secara lokal.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...