Seleksi Anggota KPU, Ini Kata JADI Kalbar…

Umi Rifdiyawaty
Umi Rifdiyawaty

NETIZEN.media-Tim Seleksi Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak dan Kabupaten Mempawah, hendaknya bekerja profesional, cermat dan memastikan proses seleksi berlangsung secara berintegritas.

“Kita tidak ingin kejadian di daerah lain terjadi di Kalbar dalam proses seleksi,” kata Ketua Jaringan Demokrasi Indonesia (JADI) Kalbar, Umi Rifdiyawaty via pesan WhatsApp (WA), Rabu (31/10/2018).

Kejadian yang dimaksudkan Umi tersebut, yakni banyaknya hasil seleksi Calon Anggota KPU di daerah lain yang dianulir dan dikoreksi ulang KPU-RI.

Permasalahan tersebut menjadi perhatian JADI Kalbar, organisasi yang mewadahi mantan-mantan komisioner KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Umi sangat berharap proses seleksi Calon Anggota KPU Pontianak dan Mempawah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dan menghasilkan penyelenggara Pemilu yang profesional dan berintegritas.

Tim Seleksi, lanjut dia, harus benar-benar cermat meloloskan Calon Anggota KPU. “Dengan melakukan penelusuran rekam jejak kepada masing-masing calon,” ujar Umi.

Menurutnya, Pemilu 2019 merupakan Pemilu serentak pertama di Indonesia. Bisa jadi tingkat kerumitannya lebih besar. Sehingga diperlukan penyelenggara yang berintegritas dan profesional.

Hal itu dapat diwujudkan sejak proses seleksi. Olehkarenanya, penting bagi Tim Seleksi Calon Anggota KPU Pontianak dan Mempawah melaksanakan tugasnya secara berintegritas.

Terpilihnya Anggota KPU yang profesional dan berintegritas sangat penting, agar proses dan hasil Pemilu Serentak 2019 menjadi dipercaya semua pihak dan berintegritas.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...