Soal Pembicaraan Razia di Medsos, Ini Tanggapan Kasat Lantas Polresta Pontianak

NETIZEN.media-Kasat Lantas Polresta Pontianak Kota, Kompol Syarifah Salbiah mengaku tidak mempermasalahkan warganet yang memposting lokasi kegiatan operasi zebra di media sosial.

Dihubungi NETIZEN.media lewat sambungan telepon, Kamis (01/11/2018), ia mengatakan hal tersebut bukan membocorkan informasi lokasi razia, tapi lebih kepada mengingatkan sesama untuk lebih tertib dalam berkendara.

“Itu menyampaikan kepada masyarakat, sehingga kalau keluar rumah itu masyarakat melengkapi dirinya (dalam berkendara),” katanya memberikan tanggapan positif untuk akun yang menginformasikan razia dengan bahasa “hati-hati” dan jangan melintasi jalan karena ada razia.

Ia menambahkan, hal tersebut sebetulnya tidak bertolak belakang dengan apa yang diinginkan oleh Polresta Pontianak Kota. “Kami berpikiran sejalan. Kami jugakan menginformasikan kepada masyarakat. Itukan bagian dari satgas kami juga,” lanjutnya.

“Semakin banyak orang tahu, semakin banyak orang tertib. Maksud kita dalam operasi inikan untuk membuat masyarakat sadar, patuh hukum,” timpalnya.

Untuk itu, dalam operasi zebra yang digelar mulai tanggal 30 Oktober sampai dengan 12 November 2018 ini, ia kembali mengingatkan kepada warga masyarakat agar selalu mematuhi peraturan yang ada.

“Untuk masyarakat, lengkapi kendaraan dan surat surat sesuai dengan kendaraan yang digunakan. Patuhi peraturaan lalu lintas. Budayakan tertib berlalu lintas dengan stop pelanggaraan, stop kecelakaan. Keselamatan untuk kemanusiaan,” tutupnya.

Sebelumnya Polresta Pontianak Kota melalui akun Instagram @polrestapontianakkotaa memposting dua screenshot dari tautan di Facebook, yang membagikan informasi kepada masyarakat soal operasi zebra di Pontianak.

Dalam screenshot itu, warganet membagikan gambar maupun video ke group Facebook Pontianak Informasi atas razia yang berlangsung di Jalan Ya’ M Sabran Tanjung Hulu dan Jalan KH. Abdurrahman Wahid.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...