Politisi Senayan Dorong Kalbar Bangun PLTN

Maman Abdurrahman
Maman Abdurrahman

NETIZEN.media-Mengingat uranium dan thorium yang melimpah serta bebas dari gempa, Kalbar sangat potensial menjadi provinsi pertama di Indonesia yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Senayan pun mendorong bahkan mendesak untuk merealisasikannya.

“PLTN bukan sekedar menyelesaikan krisis listrik, tetapi juga mendorong percepatan industrialisasi di Kalbar,” kata Maman Abdurrahman, Anggota Komisi VII DPR-RI, ketika Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kantor PT PLN (Persero) Wilayah Kalbar, Jumat (02/11/2018).

Politisi Senayan Daerah Pemilihan (Dapil) Kalbar ini mengatakan, untuk membangun PLTN, bukan hanya Sumber Daya Alam (SDA) dan kondisi geografis Kalbar yang sangat layak, Sumber Daya Manusia (SDM) juga sudah tersedia.

“Selain potensi SDA yang melimpah untuk mendukung operasional PLTN, berdasarkan informasi dari BATAN, Kalbar sudah memiliki 58 putra dan putri terbaik yang ahli di bidang nuklir,” ungkap Maman.

Menurut Mantan Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Trisakti ini, PLTN untuk menjawab tantangan masa depan dalam upaya pemanfaatan energi alternatif dan mendukung Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

“Apabila bisa terwujud, PLTN ini sangat ramah lingkungan, karena low carbon. Sedangkan dari segi operasi, sangat hemat dan efisien. Karena refueling tidak perlu dilakukan setiap saat,” jelas Maman.

Proses pengisian uranium atau thorium-nya, lanjut Maman, cukup satu kali dalam satu atau dua tahun. “Tergantung volume kapasitasnya,” kata Wasekjen DPP Partai Golkar ini.

PLTN, tambah Maman, bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kalbar melalui pengembangan sektor industri. “Apapun industrinya, tentu memerlukan suplai listrik 24 jam. Insya Allah, PLTN sanggup beroperasi 24 jam,” ulasnya.

Memang tidak mudah membangun PLTN, tetapi bukan suatu yang mustahil diwujudkan. “Apalagi mengingat manfaatnya untuk masyarakat sangat besar,” pungkas Maman.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...