Boleh-boleh Saja Anggaran ke Luar Negeri Dialihkan ke Reses

Suriansyah
Suriansyah

NETIZEN.media-Sempat dikhawatirkan, pengalihan anggaran perjalanan dinas luar negeri ke reses DPRD Provinsi, akan menjadi temuan BPK-RI. Namun, inisiatif tersebut tidak masalah, karena sama-sama untuk kegiatan rutin dan mengikat.

“Yang tidak boleh itu misalnya anggaran perjalanan dinas digunakan untuk membangun atau merehab gedung, biaya modal seperti membeli meubeler, komputer, dan lainnya,” kata Suriansyah, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, ditemui NETIZEN.media di ruang kerjanya, Jumat (02/11/2018).

Suriansyah menjelaskan, sebenarnya DPRD Provinsi Kalbar mengalokasikan anggaran perjalanan dinas ke luar negeri dalam APBD Tahun Anggaran (TA) 2018. “Tetapi mengingat berbagai hal, DPRD memutuskan untuk meniadakan perjalanan ke luar negeri itu,” katanya.

Pembatalan perjalanan dinas ke luar negeri itu di antaranya karena kekurangan anggaran untuk keperluan-keperluan lain yang lebih mendesak. “Sementara anggaran untuk reses Anggota DPRD hanya dialokasikan sebagian dalam APBD murni 2018,” ungkap Suriansyah.

Sebagiannya lagi, tambah dia, akan dialokasikan dalam APBD Perubahan TA 2018. “Tetapi karena APBD Perubahan tidak disahkan, maka sebagian anggaran untuk reses itu dipenuhi dengan anggaran untuk perjalanan dinas ke luar negeri,” papar Suriansyah.

Anggaran untuk reses tetap harus dipenuhi, karena kegiatan Anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat ini bersifat mengikat, seperti belanja rutin lainnya. “Memang harus dianggarkan guna menunjang kegiatan DPRD,” tutur Suriansyah.

Melihat adanya anggaran perjalanan dinas ke luar negeri yang tidak terpakai, maka DPRD Provinsi Kalbar berinisiatif menggesernya ke reses. “Kiranya lebih efektif untuk membiayai reses,” ujar Suriansyah.

Kalaupun anggaran perjalanan dinas itu masih lebih -setelah dialihkan ke reses- maka akan digunakan untuk menutupi biaya lain, seperti gaji pegawai, ATK, air minum, listrik dan lainnya.

“Tetapi kalau tidak cukup untuk reses, kita akan mengambil langkah-langkah agar kegiatan rutin DPRD seperti reses tersebut dapat tetap dijalankan. Misalnya menggunakan anggaran kegiatan lain yang tidak terpakai,” pungkas Suriansyah.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...