Kunci Menempel, Motor Digasak Maling

KM (kiri), FW (tengah), dan YS. Foto: Polsek Pontianak Kota.

NETIZEN.media-Masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menjaga sepeda motornya. Karena lengah sedikit, bisa saja motor anda jadi sasaran kejahatan.

Seperti yang menimpa Panca, warga Jalan Husen Hamzah, Kecamatan Pontianak Barat, pada Minggu (07/10/2018) pagi. Niat ingin bersantai di Taman Alun-alun Kapuas, Jalan Rahadi Usman, Pontianak, motornya malah raib digasak maling di parkiran.

Belakangan diketahui, motor Honda Vario miliknya dicuri oleh YS. Pria 36 tahun itu nekat mencuri setelah melihat kunci motor korban masih menempel di motor.

“Melihat kunci menempel pelaku lalu dengan cepat melarikan motor tersebut,” kata Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam, Jumat (09/11/2018) pagi.

Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota kemudian melakukan penelusuran dengan mencari informasi ke tukang parkir, berinisial KM (36).

“Dari penuturan tukang parkir, dia mengaku tahu bahwa motor korban dibawa oleh rekannya YS. Keesokan harinya setelah motor dibawa, YS juga kembali ke TKP dan memberikan uang kepada KM sebesar Rp 500 ribu untuk tutup mulut,” terang Abdullah.

Setelahnya, pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap YS di kediamannya di Jalan HRA Rahman, Gang Sentosa, Kecamatan Pontianak Barat, pada Rabu (07/11/2018).

‎Kepada petugas, YS mengaku terpaksa mencuri motor demi menutupi kebutuhan hidupnya. Niat itu timbul setelah melihat kunci motor korban masih menempel. Hasil penggeledahan petugas, turut ditemukan pula dompet korban beserta isinya dalam saku celana YS, karena korban saat kejadian menyimpan dompetnya di dalam jok motor.

“Beberapa hari setelah dicuri, motor itu digadaikan pelaku dengan rekannya yang lain, seorang perempuan inisial FW (38), ibu rumah tangga, dengan harga Rp 6 juta,” tambah Abdullah.

Barang bukti satu unit sepeda motor Honda vario. Foto: Polsek Pontianak Kota.

Tak butuh waktu lama, pada hari yang sama petugas kemudian melakukan penangkapan di kediaman FW, Jalan Raya Kakap, Gang Lingkungan, Kubu Raya.

Akibat perbuatannya, YS, pria yang bekerja di perusahaan swasta itu dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara dua rekannya yang lain dikenakan pasal 480 KUHP tentang penadahan dengan maksimal hukuman 4 tahun penjara.

“Ketiga pelaku bersama barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Pontianak Kota. Kepada masyarakat, mohon lebih teliti. Jangan lupa untuk mencabut kunci motor setelah diparkirkan. Kalau bisa motor diberikan kunci ganda supaya lebih aman,” pungkas Kapolsek.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...