2 Jukir Bobol Jok Motor Pelanggan Vegas Fried Chicken

Jukir ZL (kiri) dan RH (tengah) bersama petugas di Mapolsek Pontianak Kota, Rabu (05/09/2018). -Foto: Netizen.media-
Jukir ZL (kiri) dan RH (tengah) bersama petugas di Mapolsek Pontianak Kota, Rabu (05/09/2018). -Foto: Netizen.media-

NETIZEN.media-Bukannya menjaga, dua Juru Parkir (Jukir) RH (20) dan ZL (42) malah membobol jok sepeda motor pelanggan restoran cepat saji, Vegas Fried Chicken di Jalan HRA Rahman No.127 Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota.

“Aksinya terekam CCTV (kamera pengintai) di restoran cepat saji tersebut,” ungkap Kapolsek Pontianak Kota Kompol Abdullah Syam kepada wartawan, Rabu (05/09/2018).

Pengungkapan kasus pembobolan jok sepeda motor oleh Jukir tersebut bermula dari laporan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Ida Susanti ke Mapolsek Pontianak Kota, Senin (03/09/2018).

Warga Jalan Suwignyo Pontainak ini mengaku telah kehilangan satu unit laptop merek Acer Aspire One yang disimpannya di dalam jok sepeda motor, saat parkir di Vegas Fried Chiken Pontianak sekitar pukul 13.30 WIB. “Saat itu korban sedang memesan makanan di Vegas Fried Chicken,” kata Abdullah.

Korban sama sekali tidak menyadari kalau jok sepeda motor yang diparkirnya itu sudah dibobol. “Setibanya di rumah, baru dia sadar kalau laptop seharga Rp2 Juta dalam jok sudah hilang. Makanya dia langsung melapor ke kita,” kata Abdullah.

Berbekal laporan Ida Susanti tersebut, Unit Reskrim Polsek Pontianak Kota langsung melakukan serangkaian penyelidikan. Mulai dari mengumpulkan keterangan hingga memeriksa CCTV Vegas Fried Chicken.

Dari rekaman CCTV itu nampak RH mencongkel jok sepeda motor merek Supra X 125 milik Ida Susanti, hanya menggunakan kedua tangannya. “Awalnya pelaku juga mencongkel motor lainnya, mereka Honda Scoopy merah, tetapi tidak menemukan apa-apa,” ungkap Abdullah.

Setelah berhasil mengambil laptop dari dalam jok, RH langsung melarikan diri. Sementara ZL yang mengawasi korban masih di Tempat Kejadian Perkara (TKP), melanjutkan tugasnya sebagai Jukir.

Tidak menunggu lama, petugas langsung meringkus RH di kediamannya, di Gang Padi, Kelurahan Sungai Jawi Dalam. Celakanya, malah dia meneriaki Polisi sebagai penjambret. Kontan saja warga langsung berkerumun.

“Saat itu Anggota kita langsung menunjukkan kartu identitasnya. Barulah masyarakat yakin kalau itu bukan penjambret, melain Polisi yang meringkus pelaku pencurian,” ujar Abdullah.

RH pun langsung digelandang ke Mapolsekta Pontianak Kota. Saat diinterogasi, dia mengaku dibantu rekannya ZL dalam melancarkan aksinya, membobol jok sepeda motor.

Atas perbuatannya, RH dan ZL ini disangkakan dengan Pasal 363 KUHP karena melakukan Pencurian dengan Pemberatana (Curat). Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...