Awas!!! Sekarang Indonesia Diambang Krisis

rupiah vs dollar
Ilustrasi-net

NETIZEN.media-Hingga hari ini, nilai tukar (kurs) Rupiah (Rp) terhadap Dollar Amerika Serikat (U$D) masih belum menggembirakan. Kendati sempat menguat sejak beberapa hari terakhir, namun per U$D masih Rp14.820.

“Indonesia diambang krisis. Harus ada upaya yang lebih nyata untuk memperkuat Rupiah,” tegas Hendri Makaluasc, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalbar, ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Hendri Makaluasc
Hendri Makaluasc

Kondisi saat ini, menurut Hendri, bukan hanya berdampak pada masyarakat ekonomi kelas atas, tetapi juga masyarakat kecil. Juga sangat berdampak pada keseluruhan perencanaan budgeting atau penganggaran dan aspek keuangan di Indonesia.

“Kami sangat mendorong Pemerintah Pusat untuk lebih aktif bertindak, bagaimana memperkuat Rupiah. Jangan sampai memperburuk kondisi perekonomian masyarakat,” ucap Hendri.

Terutama, lanjut dia, perekonomian masyarakat kecil yang sangat bergantung pada penghasilan dari usaha kecil. “Mereka tidak akan berdaya bila biaya operasional dan pengadaan bahan baku semakin mahal,” ungkap Hendri.

Ia mengetahui betul posisi keuangan sekarang yang sangat mempersulit perekonomian bangsa, terutama pada usaha-usaha kecil dan perusahaan trading. “Karena memang tidak bisa memprediksi pergerakan pasar transaksi keuangan,” jelasnya.

Seperti diketahui, trend pelemahan Rupiah diprediksi masih akan berlanjut hingga akhir 2018. Hal tersebut dipicu rencana kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (The Fed Rate) sekitar 25 basis poin. Kenaikan acuan The Fed itu berbalikan dengan yield obligasi Amerika Serikat tenor 10 tahun, turun menjadi 2,88 persen per 6 September 2018.

Prediksi ini sesuai Teori Inverted Yield Curves, yakni yield surat utang Amerika Serikat jangka panjang menurun. Sedangkan yield jangka pendek naik.

Artinya investor khawatir market crash, sehingga lebih memilih surat utang bertenor jangka panjang. Teori ini telah menjadi indikator pra krisis global sejak 1970-an.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...