Pidato Perdana Gubernur Kalbar, Ini Kata Suriansyah…

Suriansyah
Suriansyah

NETIZEN.media-Pidato perdana sebagai Gubernur Kalbar di hadapan para wakil rakyat, menjadi momentum bagi Sutarmidji untuk menyampaikan target-target yang akan dicapainya bersama Ria Norsan selama 5 tahun ke depan. 

“Dari pidatonya yang kita simak, kita mendapatkan harapan besar untuk perbaikan Kalbar ke depan,” kata Suriansyah, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, ditemui usai Paripurna Istimewa, Senin (10/09/2018).

Pidato Gubernur Sutarmidji yang disampaikan secara resmi dalam Paripurna Istimewa tersebut, kata Suriansyah, tentu menjadi catatan DPRD Provinsi Kalbar dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Terdapat beberapa poin penting dari pidato Gubernur baru yang menjadi sorotan Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Kalbar, di antaranya:

1. Percepatan Pembangunan Infrastruktur 

Suriansyah mengungkapkan, Gubernur Sutarmidji menekankan pada percepatan pembangunan infrastruktur, di antaranya berupa jalan.

Rencana tersebut tentunya meningkatkan konektivitas antardaerah, mempermudah aksesibilitas daerah-daerah yang selama ini sulit terjangkau.

“Tentu ini menjadi harapan bagi seluruh masyarakat Kalbar. Agar jalan di daerah terpencil dan terisolir, bisa terbangun,” kata Suriansyah.

2. Penganggaran yang Berimbang

Gubernur Sutarmidji menekankan pada penyusunan anggaran yang berimbang dan lebih baik, seperti Belanja Langsung atau belanja modal.

Suriansyah mengungkapkan, selama ini proporsi Belanja Langsung masih sekitar 35 persen. Kemudian Gubernur Sutarmidji menargetkan 50 persen dari anggaran yang tersedia. Ini tentunya akan menambah biaya pembangunan secara signifikan.

“Tentunya kita menunggu cara Gubernur untuk mewujudkan anggaran yang berimbang itu. Ini tentu hal baru bagi kita,” ungkap Suriansyah.

3. Peningkatan Lama Sekolah

Selama ini lama sekolah di Kalbar, kata Suriansyah, hanya sekitar 6 sampai 7 tahun. Pada pemerintahan Gubernur baru ini ditargetkan menjadi 9 tahun.

Dengan target tersebut, ungkap dia, berarti akan terjadi peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dari 67 persen menjadi lebih dari 70 persen.

Bila sekarang IPM Kalbar peringkat 29 di Indonesia, ditargetkan meningkat menjadi peringkat 20 dari 34 provinsi di Indonesia. “Tentu ini suatu yang baik, harus didukung. Bagaimana caranya, tentu harus mempunyai inovasi,” kata Suriansyah.

4. Penurunan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

Gubernur Kalbar yang baru, akan menurunkan angka kemiskinan menjadi persen dan pengangguran terbuka 3 persen. “Ini akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Suriansyah.

5. Pembangunan RSUD Soedarso

Target Gubernur Sutarmidji untuk membangun RSUD Soedarso menjadi 9 lantai tentu sangat diharapkan dapat meningkatkan pelayanan publik, di bidang kesehatan.

Selain kelima hal ini, masih terdapar 10 target lainnya yang akan dicapai selama lima tahun ke depan. “Untuk mewujudkan 15 target tersebut, harus ada kerja sama, baik antara Pemprov dengan DPRD Kalbar, maupun dengan seluruh pemerintah dan DPRD Kabupaten/Kota di Kalbar,” papar Suriansyah.

Ketua DPD Partai Gerindra ini juga mendorong partisipasi masyarakat untuk mewujudkan visi atau rencana prioritas pembangunan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar yang baru. “Karena tanpa adanya partisipasi masyarakat, hal itu akan sulit tercapai,” jelas Suriansyah.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...