Ceramah di Istana Kadariah, UAS Ajak Umat Islam Tiru Sultan

Ustaz Abdul Somad ceramah dalam Haul Akbar ke-217 Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie, di Keraton Kadariah Pontianak, Senin (10/09/2018) malam.
Ustaz Abdul Somad ceramah dalam Haul Akbar ke-217 Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie, di Keraton Kadariah Pontianak, Senin (10/09/2018) malam.

NETIZEN.media-Guyuran hujan deras tidak membuat ribuan umat Islam beranjak dari kawasan Istana Kadariah Pontianak, Senin (10/09/2018) malam. Mereka setiap menunggu kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang akan memberikan tausiyah (nasihat).

Kehadiran dai kondang jebolan Institut Dar al-Hadits al-Hassania, Maroko ini untuk Haul Akbar ke217 Pendiri Kota Pontianak, Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie.

Tidak beberapa lama UAS pun hadir bersama Sultan Pontianak Syarif Machmud (Mervin) Alkadrie. Nampak hadir pula Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan Wali Kota Pontianak terpilih, Edi Rusdi Kamtono.

Sekitar pukul 20.45 WIB, alumnus Universitas al-Azhar Kairo Mesir itu memberikan ceramahnya di hadapan ribuan umat Islam. Bukan UAS namanya jika tidak pandai bercanda.

“Ini suasana hujan, maka saya ringkas dalam 5 poin saja. Insya Allah 60 menit sudah selesai, sesuai yang ditulis di botol minuman 600 mililiter,” ujar UAS.

Kontan saja, umat Islam yang hadir, tertawa renyah mendengar banyolan UAS yang kini rating-nya di Media Sosial (Medsos) kian menjulang.

Dalam tausiyahnya, UAS menjabarkan poin-poin yang bisa diambil dari Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie (SSA), seorang sultan yang telah membangun peradaban.

  1. SSA Punya Kekuasaan
    Untuk itu, kepada semua yang hadirs, UAS berpesan agar memilih pemimpin yang baik. “Ketika kau punya kekuasaan, pakai kekuasaan untuk menolong agama Allah,” serunya.
  2. SSA Punya Kekayaan Materi
    UAS mengatakan, memiliki kekayaan tidak dilarang dalam Islam. Asalkan kekayaan itu digunakan untuk membangun perekonomian umat, seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad Saw dan para sahabat.
    Nabi Muhammad Saw itu jangan dianggap sebagai seseorang yang tidak mempunyai harta kekayaan. Karena saat beliau melamar Siti Khadijah, maskawinnya berupa 20 ekor Unta. “20 ekor unta dikali Rp35 Juta sama dengan Rp700 Juta. Anak muda umur 25 tahun menikah dengan janda,” katanya.
  3. SSA Taat Beragama.
    UAS mengingatkan, bahwa lambang Kesultanan Pontianak yang didirikan SSA ini merupakan Bulan dan Bintang. “Itu simbol YANG menunjukkan dia beragama. Agama, itulah yang kita bawa mati kehadapan Allah SwT,” kata UAS.

Dalam kesempatan tersebut, UAS juga mengingatkan, bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. SSA setelah wafat meninggalkan hal yang baik, dikenang masyarakatnya, walaupun dia wafat sudah ratusan tahun silam.

Simak streaming ceramah UAS seperti yang diunggah TFQH:

haul

LIVE || HAUL AKBAR SULTHAN SYARIEF ABDURRAHMAN AL-QADRI PONTIANAK Siaran langsung Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad, Lc. MA dari Istana Qadriah Kesulthanan Pontianak. Silahkan share agar sahabat yang lain mendapatkan manfaat dari siaran ini.Dipersembahkan untuk ummat oleh Tafaqquh Media dan Shubuh Akbar Kalbar.

Δημοσιεύτηκε από ‎Ustadz Abdul Somad عبد الصمد‎ στις Δευτέρα, 10 Σεπτεμβρίου 2018

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...