Kalbar Jadi Daerah Keempat Jurnalisme Sensitif Gender

Ketua PWI Kalbar, Gusti Yusri memberikan sambutan dalam Pelatihan Jurnalisme Sensitif Gender, di Hotel Harris Pontianak, Rabu (12/09/2018). -Foto: Netizen.media-
Ketua PWI Kalbar, Gusti Yusri memberikan sambutan dalam Pelatihan Jurnalisme Sensitif Gender, di Hotel Harris Pontianak, Rabu (12/09/2018). -Foto: Netizen.media-

NETIZEN.media-Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI memilih Provinsi Kalbar sebagai daerah keempat untuk pelatihan jurnalisme sensitif gender. Setelah Aceh, Bogor dan Depok.

“Saya harap ini menjadi tempat sharing positif terkait sensitivitas terhadap gender,” kata Gusti Yusri, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalbar, saat Pelatihan Jurnalisme Sensitif Bagi Pers di Provinsi Kalbar, di Hotel Harris Pontianak, Rabu (12/09/2018).

Yusri mengungkapkan, para peserta pelatihan ini tidak hanya jurnalis di Kalbar, tetapi juga Lembaga Pers Kampus (LPK), Komisi Informasi Publik (KIP) dan lainnya.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing.

Di antaranya, Kepala Bidang (Kabid) Partisipasi Media Cetak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Susanti, serta Ketua Komisi Kompetensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Kamsul Hasan.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...