Ini yang Bikin Mochlis Pantas Duduk di Senayan

Muhammad Mochlis
Muhammad Mochlis (Kanan)

Netizen.media – Hingga detik ini berbagai permasalahan di Timur Kalimantan Barat belum dapat teratasi. Mulai soal pendidikan, kesehatan, ekonomi, sumber daya manusia sampai infrastruktur.

Pemerintah daerah terkesan tidak bisa berbuat banyak untuk memperbaiki “kehidupan” masyarakat Timur Kalbar. Alasannya: keuangan tidak cukup membangun daerah.

Politisi Partai Nasdem, Muhammad Mochlis, memiliki kemampuan melihat inti persoalan masyarakat Timur Kalbar. Ia juga punya pandangan dan wawasan ke depan untuk seluruh masyarakat “Kapus Raya”. Hal itu terungkap tatkala diwawancarai Netizen.media.

“Visi saya. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat. Khususnya rakyat di Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Sanggau dan Sekadau,” ucap Mochlis kala membuka percakapan, Jumat (14/09/2018).

Menurut Mochlis, untuk mencapai visi itu, diperlukan misi. Tujuan tersebut dapat dibuktikan dan diaplikasikan jika nantinya terpilih sebagai legislatif DPR RI pada 2019.

“Pertama saya akan mengawal dan mendorong proses pembentukan Provinsi Kapuas Raya, supaya lebih dipercepat. Karena ini harga mati masyarakat Kalbar bagian Timur,” lugasnya.

Ia mengatakan, pembentukan provinsi itu juga cocok dan sejalan dengan visi misi Gubernur Kalbar yang baru. “Pembentukan Kapuas Raya merupakan komitmen dan janji Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Sutarmidji dan Ria Norsan,” timpalnya.

Misi kedua Mochlis apabila duduk di Senayan adalah memperjuangkan perbaikan “kehidupan” masyarakat. “Saya bertekad meningkatkan infrastruktur, kultur, serta sumber daya manusia yang ada di Timur Kalimantan Barat,” ungkapnya.

Mochlis berpendapat, untuk membangun Timur Kalbar, tidak bisa berharap penuh dari sumber pendanaan kabupaten maupun provinsi. Sehingga diperlukan pemikiran strategis dan upaya konkret untuk mewujudkan itu.

“Kita harus bisa membawa dana pusat. Supaya bisa meningkatkan infrastruktur di daerah. Program-program di pusat harus bisa didorong, supaya lebih banyak masuk ke Timur Kalbar,” demikian Muhammad Mochlis.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...