Bukan IPK, Ini Ukuran Sarjana yang Unggul…

Orasi Ilmiah Maman Abdurrahman

Anggota Komisi VII DPR-RI, Maman Abdurrahman menyampaikan orasi ilmiah dalam Rapat Terbuka Senat UPB Wisuda Program Sarjana XXX, di Auditorium UPB Pontianak, Kamis (04/10/2018).
Anggota Komisi VII DPR-RI, Maman Abdurrahman menyampaikan orasi ilmiah dalam Rapat Terbuka Senat UPB Wisuda Program Sarjana XXX, di Auditorium UPB Pontianak, Kamis (04/10/2018).

NETIZEN.media-Mengantongi Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi. Apalagi mencapai summa cumlaude. Tentunya sangat diidam-idamkan para mahasiswa. Namun, bukan itu yang menjadi ukuran seorang sarjana yang unggul.

“Melainkan terletak pada daya tahan diri untuk mampu mengubah tantangan menjadi peluang mencapai keberhasilan,” kata Maman Abdurrahman, Anggota Komisi VII DPR-RI, dalam orasi ilmiahnya pada Rapat Terbuka Senat Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak, di Auditorium UPB, Kamis (04/10/2018).

Maman yang pernah menjadi Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Trisakti ini menyampaikan hal terebut di hadapan ribuan wisudawan dan wisudawati UPB Pontianak.

Pernyataan menggugah dari Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Golkar ini disambut riuh tepuk tangan para anak-anak muda yang baru saja menyandang titel sarjana tersebut.

Kendati bukan menjadi ciri sarjana yang unggul, IPK yang baik tentunya sangat penting. Apalagi Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemenristekdikti memiliki program beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA).

Maman mengatakan, beasiswa PPA diberikan kepada mahasiswa berprestasi. Tujuannya untuk mengurangi beban orangtua dalam memenuhi biaya pendidikan anak-anaknya di Perguruan Tinggi atau Universitas.

Menyadari peluang tersebut, Maman pun gigih memperjuangkan bagaimana agar PPA itu dapat diberikan kepada mahasiswa di Kalbar. Sukses, 50 mahasiswa UPB pun dapat meraihnya.

Bukan mengharapkan timbal balik, Maman hanya berharap para wisudawan dan wisudawati apalagi yang mendapat beasiswa PPA dapat berbakti kepada nusa dan bangsa.

“Sesuai kemampuan serta disiplin ilmu yang kalian miliki. Insya Allah, sekecil apapun pengabdian terhadap bangsa dan negara, tentu akan mendapat ganjaran yang setimpal dari Allah Swt,” ucap Maman.

Di tempat yang sama, Rektor UPB Pontianak, Purwanto mengucapkan, terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Legislator Senayan Daerah Pemilihan (Dapil) Kalbar ini.

“Suatu kehormatan bagi kami, di sela padatnya agenda serta kesibukannya sebagai Anggota DPR-RI, Maman Abdurrahman masih berkenan hadir serta memberikan sambutan dalam acara Wisuda Lulusan Program Sarjana XXX,” kata Purwanto.

Tidak cuma atas kehadirannya, Purwanto juga berterima kasih kepada Maman yang telah memperjuangkan alokasi beasiswa PPA untuk mahasiswa dan mahasiswi UPB Pontianak.

“Kegigihan perjuangan beliau ini akan selalu kami kenang. Mudah-mudahan beliau senantiasa diberikan kekuatan serta kesehatan, agar selalu dapat memperjuangkan segala aspirasi masyarakat Kalbar di Senayan Jakarta,” harap Purwanto.

Sementara itu, Pembantu Rektor (Purek) III UPB Pontianak, Sigit Sugiardi menambahkan, alokasi 50 beasiswa PPA yang diperjuangkan Maman Abdurrahman tersebut, tentu akan sangat membantu meringankan beban mahasiswa dalam menyelesaikan program studinya.

“Mudah-mudahan beasiswa ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi mahasiswa dan mahasiswi yang menerimanya. Untuk membantu meringankan biaya pendidikan mereka di kampus,” tutup Sigit.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...