2 Residivis Tertangkap Curi Tabung Gas Melon

Tersangka Yanto dan Rozali
Tersangka Yanto dan Rozali

NETIZEN.media-Jajaran Polsek Pontianak Barat berhasil menjaring Yanto (37) dan Rozali (27), pelaku pencurian tabung gas minyak yang dicairkan, Elpiji 3 kilogram atau dikenal Elpiji Melon, Jumat (19/10/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Keduanya diketahui Sebagai residivis. Yanto pernah mendekam di jeruji besi karena kasus pencurian dan baru saja menghirup udara bebas pada Mei 2018, setelah menjalani hukuman selama 9 bulan di Mempawah.

Sementara Rozali pernah diproses Polsek Pontianak Barat dalam kasus pencurian pada 2016 dan dihukum di Pengadilan Negeri (PN) Pontianak dengan putusan 1 tahun penjara.

Kapolsek Pontianak Barat, Kompol Bermawis menjelaskan, pencurian tersebut dilakukan 26 September 2018, di salah satu warung di Gang Nusa Dua, Jalan Tebu, Kecamatan Pontianak Barat.

Korbannya Ibrahim, seorang wirausahawan yang sedang menurunkan tabung gas dan galon yang hendak dijual di warung miliknya dari mobil pikap. “Tidak lama kemudian, korban mengecek satu tabung Elpiji 3 kilogram yang diletakkan di keranjang motor sebelah kiri sepeda motornya sudah tidak ada,” kata Bermawis.

Curiga akan hal ini, korban kemudian melihat rekaman kamera pengintai (CCTV) yang terpasang di rumahnya. Benar saja, dari rekaman tersebut terlihat pelaku Rozali dan Yanto mencuri tabung gasnya.

“Kedua pelaku melintasi depan rumah korban menggunakan sepeda motor. Begitu melihat tabung gas milik korban, Rozali menghentikan sepeda motornya, lalu Yanto yang posisinya dibonceng turun dari sepeda motor, kemudian secara perlahan mengambil tabung gas korban,” rinci Bermawis.

Merasa dirugikan, Ibrahim lantas melaporkan hal ini ke Polsek Pontianak Barat. Jajaran kepolisian kemudian membekuk kedua pelaku di kediamannya di Jalan RE Martadinata, Komplek BPKP, Kecamatan Pontianak Barat, Jumat (19/10/2018) sore. Keduanya diketahui tinggal di kompleks perumahan yang sama, namun berbeda rumah.

Atas kejadian tersebut, korban disinyalir mengalami kerugian Rp170 ribu. Sementara para pelaku saat ini mendekam di sel Polsek Pontianak Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Pihak kepolisian juga menyita barang bukti berupa satu tabung gas Elpiji 3 kilogram, motor yang digunakan pelaku, dan flashdisk yang berisikan rekaman CCTV.

my home
Berita Terkait
river x
Komentar
Loading...