STOP! Segala Aktivitas Politik Praktis di Kampus

Himapol Untam Pontianak berunjukrasa di Tugu Digulis, Senin (29/10/2018). -Foto: Netizen.media-
Himapol Untam Pontianak berunjukrasa di Tugu Digulis, Senin (29/10/2018). -Foto: Netizen.media-

NETIZEN.media-Momen peringatan Hari Sumpah Pemuda, dimanfaatkan Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak untuk menuntut agar siapapun menghentikan segala aktivitas politik praktis di kampus.

Tuntutannya tersebut dikumandangkan dalam aksi damai untuk memperingari Hari Sumpah Pemuda, di Tugu Digulis Pontianak, Senin (29/10/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Aksi tersebut mengusung tema “Dengan Semangat 90 Tahun Sumpah Pemuda, Mengembalikan Fungsi Pemuda sebagai Mediator Persatuan Bangsa di Era Demokrasi”.

Kepala Bidang Pergerakan Himapol Untan Pontianak sekaligus Koordinator Aksi, Hendy Renal mengatakan aksi dengan semangat Sumpah Pemuda ini untuk menyikapi pesta demokrasi tahun depan. “Diharapkan semua berjalan dengan baik, tanpa perpecahan,” katanya.

Hendy berharap, kualitas demokrasi Indonesia akan semakin baik dan melahirkan sosok-sosok pemimpin yang konsisten menjalankan amanat dari penderitaan rakyat. “Demokrasi kita hari ini tengah terombang ambing. Hanya ada satu kata, lawan!,” teriaknya.

Selain penghentikan aktivitas politik praktis di kampus, Himapol Untan Pontianak juga menyampaikan tuntutan lainnya, yakni:

  1. Meminta kandidat Pilpres dan Pileg tidak mengunakan isu yang bersifat memecah belah bangsa.
  2. Mendorong pemuda untuk berpartisipasi dalam mengunakan hak pilihnya dalam Pemilu Serentak 2019.
  3. Menuntut penyelenggara pemilu menciptakan pesta demokrasi berintegritas dan berkualitas.
  4. Mendesak netralitas TNI, Polri, ASN dan Kepala Desa dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019.
river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...