Sistem Penyusunan LHKPN Menyulitkan

Maryono
Maryono

NETIZEN.media-Selain karena kesibukan, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), mungkin juga sistem penyusunan yang sulit, sehingga masih banyak yang belum menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

“Tetapi dengan adanya panduan-panduan, saya pikir tidak akan menyulitkan lagi,” kata Maryono, Anggota DPRD Provinsi Kalbar, ditemui usai Sosialisasi e-LHKPN, di Balairungsari DPRD Provinsi Kalbar, Jumat (02/11/2018).

Menurut Maryono, tidak ada yang perlu ditakutkan dengan penyampaian LHKPN. Karena hal ini mempertegas posisi legislator sebagai penyelenggara negara.

“Harta yang dimiliki dan dilaporkan itu tentunya harus data riil, untuk kepentingan kawan-kawan (sesama legislator-red) semua,” kata Maryono.

Memenuhi kewajiban untuk menyampaikan LHKPN ini, menurut Maryono, tentunya menjadi contoh bagi masyarakat. “Saya pikir, kami semua sebagai wakil rakyat harus memberikan contoh dalam mematuhi aturan,” ucapnya.

Terkait waktu yang diberikan hanya dua pekan, Maryono optimis, Legislator Kalbar akan dapat menyelesaikannya. “Dibantu staf di DPRD, saya kira akan selesai tepat waktu,” pungkasnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...