128 Pesilat Akan Perebutkan 69 Medali di Porprov

Jajaran pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalbar saat melaksanakan rapat persiapan Porprov cabang silat, Sabtu (03/11/2018) malam.

NETIZEN.media-Salah satu cabang olah raga yang dipastikan akan menjadi tontonan menarik saat Pekan Olahraga tingkat Provinsi (Porprov) Kalbar tahun 2018, adalah pencak silat.

Cabang olahraga bela diri ini akan diikuti sebanyak 128 pesilat dengan memperebutkan 69 medali yang terdiri dari 23 medali emas, 23 medali perak dan 23 medali perunggu.

Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalbar, Sutopo mengatakan, ke seluruh pesilat itu berasal dari 14 kabupaten dan kota yang tersebar di Kalbar.

“Jumlah pesilat yang dikirim setiap daerah bervariasi,” katanya usai memimpin rapat persiapan Porprov untuk cabang silat, Sabtu (03/11/2018) malam.

Di cabang silat, sambung Sutopo, akan mempertandingkan dua cabang yakni laga dan seni tunggal, ganda, regu (TGR). Untuk cabang laga terbagi dua yakni putra full kelas mulai dari kelas A sampai J. “Kemudian laga putri ada enam kelas yakni kelas A sampai F,” tuturnya.

Sedangkan untuk seni TGR terdiri dari tiga nomor yakni ganda putra dan putri, beregu putra dan putri, serta tunggal putra dan putri.

Disebutkannya, hingga saat ini masih ada empat kabupaten lagi yang belum masuk data pesilatnya. Kabupaten tersebut yakni Kabupaten Kubu Raya, Mempawah, Singkawang dan Sambas.

“Kami berharap ke empat kabupaten ini dapat segera memasukan data pesilat yang dikirimnya untuk mengikuti Porprov sehingga sudah terdata di kepanitiaan,” imbaunya.

Sementara Ketua Panitia Porprov Cabang Olahraga Silat, Sudaryono menambahkan, venue yang akan digunakan untuk cabor silat nantinya adalah di Gedung GTK TNI AU kawasan Lanud Supadio Kabupaten Kubu Raya. “Seluruh pertandingan akan diselenggarakan di sana,” ucapnya.

Di cabang silat, kata dia, akan ada sebanyak 10 orang wasit dan dewan juri yang akan mengawal jalannya pertandingan ditambah technical delegate dari PB IPSI.

“Karena itu sebelumnya akan dilaksanakan penyegaran wasit dan juri pada tanggal 17 November, technical meeting tanggal 18 November. Sementara pertandingan dimulai tanggal 19-24 November,” jelasnya.

Penasihat Panitia Porprov Cabor Silat, HM Suronto menilai ajang Porprov menjadi moment untuk melahirkan pesilat-pesilat Kalbar yang handal dan tangguh.

“Di Porprov inilah atlet-atlet berbakat akan dapat terlihat karena nantinya menjadi tiket menuju Pra PON dan PON mendatang,” jelasnya.

Maka, Suronto memotivasi para pesilat untuk menunjukan teknik terbaiknya di pertandingan agar bisa lolos seleksi Pra PON mewakili Kalbar.

“Tentunya pesilat tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan dalam rangka mempererat tali silaturahmi untuk meraih prestasi. Karena ini lah roh olahraga silat sebagai warisan leluhur bangsa yang harus kita lestarikan,” pungkasnya

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...