MUI Kubu Raya: Ada Dua Faktor Penyebab Imunisasi MR Tak Capai Target

Zamroni

NETIZEN.media-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kubu Raya, Zamroni Hasan mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya untuk membantu Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya dalam mendukung program imunisasi Measles Rubella (MR).

“Sudah berkali-kali dari satu titik ke titik yang lain, dari Kecamatan satu ke Kecamatan lain. Dari forum-forum juga kita digandeng Dinas Kesehatan untuk menyampaikan itu (sosialisasi imunisasi MR),” kata Zamroni di ruangannya, Senin (05/11/2018).

Namun, penolakan terhadap imunisasi ini, kata Zamroni, masih saja dilakukan masyarakat. Setidaknya, ada dua faktor yang membuat masyarakat menolak melakukan imunisasi MR ini.

“Pertama karena status kehalalan itu. Ternyata sudah dijawab dengan fatwa pun, masyarakat mindset-nya sudah keburu tertanam itu tidak boleh, najis, tidak halal,” jelasnya.

Tanpa bermaksud menyalahkan Pemerintah, lanjutnya, langkah Kementerian Kesehatan dianggap Zamroni sudah salah dari awal. Jika Kementerian Kesehatan meminta fatwa sebelum melaksanakan program imunisasi, ia menilai hasilnya mungkin akan berbeda.

“Jadi ribut dulu, setelah ada reaksi penolakan baru Kementerian Kesehatan datang ke MUI minta fatwa. Itu yang kemudian membuat jadi agak sulit untuk meyakinkan kembali masyarakat,” kata Zamroni yang juga merupakan anggota komisi fatwa MUI Kalbar.

Faktor yang kedua menurutnya adalah tersebarnya kejadian pasca imunisasi di media sosial, yang setelah ditelusuri ternyata hanya berita hoax. Namun, hal ini sangat berpengaruh besar terhadap tingkat kepercayaan masyarakat.

“Fakta yang saya temukan di komunitas non muslim di Sungai Raya penolakannya tinggi. Padahal mereka non muslim. Karena mereka takut kejadian pasca imunisasi itu,” timpalnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...