Gubernur Sutarmidji Diminta ‘Kemudikan’ Kabupaten Melawi

Kabupaten Melawi

Netizen.media – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar diharapkan segera campur tangan terhadap persoalan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Melawi Tahun 2018.

Himpunan Mahasiswa Kabupaten Melawi (HMKM) berharap, Pemprov Kalbar mengambil alih pembahasan dan pelaksanaan APBD Melawi. “Supaya ekonomi berjalan,” kata Ketua HMKM, Nasrullah kepada Netizen.media, Selasa (20/11/2018).

Nasrullah mengatakan, pemerintah provinsi sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat  wajib menyelesaikan sengkarut di Kabupaten Melawi. Kalau tidak, Melawi terancam stagnan.

“Tidak selesai-selesainya urusan APBD berpotensi mengakibatkan pemotongan anggaran untuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK),” sebutnya.

Bahkan, beberapa proyek sudah terbengkalai. Seperti pembangunan dua jembatan dan bantuan untuk Asrama mahasiswa. Warga pun merasa dirugikan.

“Asrama mahasiswa jadi terbengkalai. Tidak terperhatikan. Bahkan ada dua jembatan yang dibatalkan untuk dibangun. Yakni jembatan di Kecamatan Kota Baru dan jembatan di Kecamatan Belimbing,”  ungkap Nasrullah

Menurut Nasrullah, masyarakat sangat membutuhkan jembatan tersebut. Karena merupakan akses untuk mobilitas. “Jembatan itu seingat saya bahkan sudah direncakan dari tahun-tahun sebelumnya.Bahkan sudah ada pondasi,” tutupnya.

Berita Terkait

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.