Sehari Saja Dibui Karena Korupsi, ASN Langsung Dipecat

Edi Rusdi Kamtono
Edi Rusdi Kamtono

NETIZEN.media-Dulu, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung tindak pidana korupsi, masih mempunyai harapan untuk tetap menjadi abdi negara. Asalkan hukumannya di bawah 5 tahun.

“Tetapi aturan sekarang, kurungan satu hari pun dipecat. Dengan berat hati saya menandatangani pemecatan dengan tidak hormat itu,” kata Edi Rusdi Kamtono, Wali Kota Pontianak, kemarin.

Pemecatan terhadap ASN yang korupsi tersebut sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 (UU 5/2014) dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 (PP 11/2017).

Edi mengaku, telah menandatangani surat pemecatan dengan tidak hormat sejumlah ASN Kota Pontianak yang proses hukumnya telah inkrah, dan divonis penjara karena kasus korupsi.

Ia tidak merinci siapa saja ASN yang telah dipecat karena kasus korupsi tersebut. Hanya dipastikannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tidak akan pandang bulu dalam pemberantasan korupsi ini.

Sementara untuk mencegah korupsi, Edi menekankan pada pentingnya transparansi dalam tata kelola pemerintahan, serta menuntut peran aktif aparatur auditor internal.

“Inspektorat (sebagai auditor internal-red) harus rajin mempelajari aturan-aturan. Sebab kita ini bekerja berdasarkan aturan,” tegas Edi.

Apabila aturan sudah jelas, lanjut dia, demikian pula penafsirannya, harus dipatuhi. Lebih baik lagi kalau dikonsultasikan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Untuk proyek-proyek besar, kita juga diawasi TP4D (Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah), dengan melibatkan Kejaksaan, sebagai pendampingan. Ini salah satu upaya kita,” pungkas Edi.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...