Ibunda Korban Pembunuhan Tak Mau Tersangka Dihukum Berat

Kasus ayah tewaskan anak kandung

Hamisha (kanan), saat ditemui petugas unit PPA di kediamannya, Jalan Usaha Baru, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, pada Minggu (25/11/2018) pagi. Foto: Istimewa.

NETIZEN.media-Duka mendalam masih dirasakan Hamisha (38), ibu dari balita yang tewas ditangan Ayah kandungnya sendiri. Dirinya masih tak menyangka kenapa sang suami, SP (36), tega melakukan hal tersebut.

Saat ditemui awak media sehari setelah kejadian di kediamannya, Jalan Usaha Baru, Desa Sungai Rengas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, pada Minggu (25/11/2018) pagi, mata Hamisha terlihat sembab.

“Saya masih tidak menyangka, kenapa suami saya seperti itu padahal dia orangnya penyayang, tanggung jawab,” katanya.

Sang suami, lanjutnya, adalah sosok yang tidak pernah kasar, baik kepada dirinya maupun anaknya. Ia juga menuturkan bahwa SP tidak pernah sekalipun melakukan kekerasan kepada anak maupun dirinya. SP juga tidak pernah ada masalah dengan tetangga.

“Sebelum kejadian, setiap balik kerja dia selalu mencium saya dan anaknya,” tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, sesaat setelah pulang kerja dari jaga malam, suaminya tersebut pulang kerja dalam kondisi sudah pucat dengan mata yang terlihat cekung. Namun, SP masih sempat mengantar anaknya yang lain ke sekolah.

Ketika ditanya perihal gangguan mental yang diidap sang suami, Hamisha mengatakan SP memang sering didapatinya termenung sendiri.

“Memang suami saya sering mengalami gangguan mental (termenung sendiri). Sering datang tiba-tiba, namun sebelum ini tidak pernah melakukan tindakan kekerasan,” ceritanya.

“Dari dulu sering cerita bahwa suka mengalami gangguan, namun baru kali ini yang benar-benar kelihatan gangguannya, sampai menyebabkan kejadian itu,” timpalnya.

Walau begitu, Hamisha masih percaya, bahwa apa yang telah dilakukan SP bukan sesuatu yang dikehendakinya. Untuk itu, ia berharap kepada aparat penegak hukum untuk meringankan hukuman sang suami.

“Harus diringankanlah hukumnya, karena ini di luar kendali bukan kemauan dirinya. Andai kata dia disuruh milih, mau bunuh anaknya atau dirinya sendiri, dia pasti milih bunuh diri sendiri,” pungkasnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...