Satpol PP Copot Ratusan Bendera Partai

Petugas Satpol PP Kota Pontianak saat mencabut paksa bendera partai yang melanggar aturan di salah satu lokasi di Kota Pontianak, Senin (26/11/2018). Foto: Istimewa.

NETIZEN.media-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak mencabut paksa ratusan alat peraga kampanye (APK) di daerah Kota Pontianak, pada Senin (26/11/2018) pagi. Adapun pada razia ini difokuskan kepada bendera partai yang dianggap melanggar peraturan.

Tindakan ini dilakukan, karena pemasangan bendera partai ini sudah melanggar Peraturan Walikota Nomor 45 tahun 2014 tentang penyelenggaraan reklame.

Kasat Pol PP Kota Pontianak, Syarifah Adriana menyebutkan, ada beberapa lokasi di Kota Pontianak yang menjadi fokus pada razia kali ini.

“Berbagai lokasi yang kita cabut atribut partainya di sekitar Jalan Ahmad Yani, di depan Kampus Politeknik, Jalan Gajah Mada, Jalan Veteran, dan juga Jalan Tanjungpura. Juga bendera yang terpasang di pohon dan di jembatan,” jelasnya saat ditemui seusai pencabutan bendera partai.

Dia mengatakan, untuk saat ini pihaknya hanya mentertibkan atribut berupa bendera partai saja. Untuk atribut lain seperti baliho dan spanduk masih akan dipertanyakan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kedepannya.

“Kalau untuk lokasi lain seperti daerah tepian sungai, kita akan diskusikan ke KPU dan Bawaslu untuk mengaturnya lebih lanjut. Karena disini kita hanya untuk melakukan back up, untuk mentertibkan yang melanggar aturan,” tukasnya.

Sebelum melakukan pencabutan paksa tersebut, pihaknya kata Adriana, sudah memperingati pihak terkait untuk segera melepas segala atribut yang masih terpasang di lokasi yang dilarang. Pihak partai pun sudah merespon hal ini, dengan menyatakan akan melepas segala atributnya pada malam sebelum pencabutan paksa dilakukan, yakni pada Minggu (25/11/2018) malam.

“Kita sudah koordinasi, namun dari pihak terkait tetap tidak mau melepas bendera partainya. Melihat kondisi tersebut, kita ambil langkah sendiri untuk menertibkan bendera-bendera yang terpasang di area terlarang ini,” paparnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...