Polisi Buru Pelaku Penjambretan di Gereja Katedral

Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam (kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait jambret di Gereja Katedral, di Pos Polisi Alianyang Sektor Pontianak Kota, Selasa (27/11/2018) siang. NETIZEN.media

NETIZEN.media-Sebuah rekaman video CCTV yang menunjukkan aksi pelaku penjambretan tersebar di media sosial. Sontak hal ini membuat warganet geger. Dalam video tersebut, tampak dua orang yang sedang berboncengan dengan sepeda motor tiba-tiba saja merampas tas milik seorang perempuan yang hendak menyeberang.

Aksi penjambretan ini diduga dilakukan di depan Gereja Katedral Pontianak, Jalan Pattimura Nomor 195, Pontianak, pada Minggu (25/11/2018) pagi.

Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Abdullah Syam membenarkan kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi di Pos Polisi Alianyang Sektor Pontianak Kota, Selasa (27/11/2018) siang, Abdullah mengatakan kejadian di video tersebut adalah benar.

“Anggota saya melaporkan bahwa ada orang dijambret di depan Gereja Katedral, Jalan Pattimura, hari Minggu (25/11/2018). Kejadian persisnya pukul 06.00 WIB,” katanya.

Saat ini, kata Abdullah, pihaknya belum mendapatkan laporan dari korban. Namun, ia mengaku bahwa penyidik Polsek Pontianak Kota telah melakukan penyelidikan, berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Karena sampai saat ini, kita belum menerima laporan secara resmi dari korban. Namun, karena ini merupakan tindak pidana yang mengganggu kamtibmas, wajib bagi kami untuk melindungi masyarakat, dan pesan bapak Kapolresta yang baru segera untuk dilakukan tindakan tegas,” terangnya.

Abdullah pun mengaku pihaknya belum bertemu dengan korban. Untuk itu, pihak kepolisian akan meminta keterangan dari korban dan saksi yang ada demi pengusutan lebih lanjut.

“Bagaimana kejadian yang terjadi pada korban, kita akan minta keterangan. Setelah itu baru kita kembangkan mengejar pelaku yang diduga melakukan penjambretan,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, korban kata Abdullah juga sempat dirawat di Rumah Sakit Antonius Pontianak. “Namun pada saat kita cek ke rumah sakit tadi, korban sudah keluar,” ceritanya.

Senada dengan Abdullah, Wakasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, Iptu Muhammad Resky Rizal ketika dikonfirmasi lewat aplikasi WhatsApp, dirinya juga mengatakan belum menerima laporan terkait hal tersebut.

“Untuk sementara belum ada laporan resmi dari korban atau rekan korban, mengingat korban masih dalam perawatan karena terbentur pasca kejadian. Namun, kami tetap berupaya maksimal,” katanya.

Sementara itu, ditemui terpisah, Robi Ginting, salah seorang petugas keamanan Gereja Katedral juga membenarkan adanya penjambretan di wilayah tersebut.

“Pelaku dua orang, menggunakan motor Suzuki Satria FU, tidak ada plat nomor,” ujarnya.

Kedua pelaku, kata Robi, juga sempat dikejar jemaat Gereja yang lain. Namun karena kondisi masih pagi dan sepi, pelaku berhasil lolos.

“Kejadian sudah diketahui pihak kepolisian, tadi ada lagi polisi yang minta keterangan,” tutupnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...