BNN Kubu Raya Musnahkan 6 Kilogram Ganja

Satu dari 3 tersangka merupakan warga binaan lapas

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir saat membuka bungkusan barang bukti narkoba jenis ganja, di Kantor BNN Kubu Raya, Senin (03/12/2018) pagi. Netizen.media.

Netizen.media – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kubu Raya memusnahkan Narkoba jenis ganja yang dikirim dari Aceh ke Kota Pontianak, di Kantor BNN Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio, Senin (03/12/2018) pagi.

Total tiga orang berhasil diamankan dari kasus ini, yakni NS, AR, dan JN. Nama terakhir diketahui merupakan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas 2 A Pontianak.

Kepala BNN Kubu Raya, Rudolf Manimbun mengatakan, Narkoba tersebut dikirim lewat jalur udara menggunakan jasa pengiriman barang pada tanggal 24 November 2018 lalu.

“Tim bersama pihak otoritas Bandara dan Cargo Bandara Supadio membuka kiriman barang yang dicurigai tersebut, yaitu sebanyak dua karton berwarna cokelat,” paparnya.

Di dalam dua karton tersebut, petugas kemudian menemukan 16 kantong rempah-rempah, yang setelah dibuka di dalamnya terdapat bungkusan ganja yang disembunyikan.

Adapun keseluruhan barang bukti jenis ganja yang dimusnahkan yakni seberat kurang lebih 6 kilogram dari total 16 bungkusan.

Barang bukti berupa 16 bungkusan narkotika jenis ganja yang diamankan petugas.Netizen.media

Rudolf beserta jajaran secara simbolis melakukan pemusnahan dengan membuka beberapa paket ganja dengan bungkus warna cokelat ke mobil pemusnah bernama Incinerator Boiler. Dalam alat yang tepasang dalam mobil tersebut, narkoba dimusnahkan dengan cara dibakar.

Rudolf menambahkan, ini merupakan pemusnahan serta kasus pertama yang dilakukan BNN Kubu Raya di tahun 2018.

Lebih lanjut, tiga orang tersangka yang diamankan, kata Rudolf, diketahui memiliki peran yang berbeda. NS bertugas mengambil paket untuk diserahkan kepada AR.

Sementara yang mengontrol dan memiliki jaringan dari Aceh adalah JN, warga binaan LP Kelas 2 A Kota Pontianak. “Ganja tersebut direncanakan akan dijual dan diedarkan di Pontianak oleh AR,” ujarnya.

Ketiga tersangka terancam dengan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) dan pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...