Kapolresta Minta Jasa Pengiriman Evaluasi SOP

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir. Netizen.media

Netizen.media – Menyusul penangkapan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kubu Raya terhadap tiga tersangka penyelundupan ganja yang dilakukan melalui jasa pengiriman, Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir mengimbau, seluruh perusahaan jasa pengiriman barang untuk mengevaluasi ulang SOP (Standard Operation Prosedure) pengiriman.

“Saran saya coba filter betul, tanyakan betul, diperiksa betul. Memotong distribusi barang haram itu membutuhkan SOP yang ketat,” ujarnya usai memusnahkan barang bukti berupa ganja di Kantor BNN Kubu Raya, Senin (03/12/2018) pagi.

Perusahaan jasa pengiriman barang, lanjutnya, perlu memperketat proses pengiriman dan penerimaan barang. Pemeriksaan berlapis perlu dilakukan agar perusahaan jasa pengiriman tidak dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menyelundupkan narkoba.

“Filternya harus berlapis. Pada saat dikirim, ini barangnya apa. Ini di dalamnya apa. Mungkin suatu alat apa, gitu yang bisa digunakan perusahaan jasa pengiriman untuk memeriksa. Begitu barang sampai, diperiksa lagi. Prosedurnya agak ribet memang. Tidak ketatnya filter barang bisa dijadikan peluang bagi pelaku kejahatan,” lanjutnya.

Anwar mengatakan perlunya terobosan terbaru yang mesti dilakukan perusahaan jasa pengiriman dalam melakukan pengecekan barang yang hendak dikirim pelanggan. “Perlu ada terobosan dalam mengecek barang ini. Harus lewat X-Ray dan anjing pelacak,” terangnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...