Kinerja Polda Kalbar Tergolong Baik Menurut Hasil Riset

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono saat menyampaikan sambutan acara, di Hotel Orchardz, Jalan Perdana, Rabu (05/12/2018) pagi. Netizen.media

Netizen.media – Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak melakukan riset data terkait kepuasan dan kepercayaan masyarakat Kalimantan Barat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik pada Polda Kalimantan Barat di tahun 2018.

Dari hasil riset yang telah dilakukan, Polda Kalbar mencapai rata-rata nilai 77,61 persen, yang mana hasil tersebut tergolong baik. Pemaparan hasil riset ini dilakukan di Hotel Orchardz, Jalan Perdana, Rabu (05/12/2018) pagi.

Herry Sujaini, ketua tim survei yang juga kepala UPT TIK Universitas Tanjungpura mengatakan, ada empat aspek yang dinilai dalam riset kinerja Polda Kalbar di tahun 2018, yang meliputi masalah hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kepercayaan, dan pelayanan untuk masyarakat.

Dari semua aspek tersebut, aspek kepercayaan menjadi yang tertinggi dari penilaian masyarakat, yaitu mencapai persentase 79,53 persen. “Dari hasil riset yang telah kita lakukan selama ini, masing-masing aspek memiliki persentase yang berbeda-beda,” papar Herry saat diwawancarai, Rabu (05/12/2018).

Aspek kepercayaan dengan nilai kepuasan 79,53 persen, aspek pelayanan publik 76,19 persen, aspek penegakan hukum 77,79 persen, dan juga aspek pemelihara kamtibmas 76,19 persen. “Yang jika-jika dirata-ratakan totalnya adalah 77,61 persen, dan itu merupakan hasil yang tergolong baik,” kata Herry. 
Dirinya melanjutkan, ada juga hasil dari penilaian masyarakat yang menunjukkan kurang puas dengan kinerja Polda Kalbar di tahun 2018 ini. Salah satu yang dinilai masyarakat kurang memuaskan adalah aktivitas kepolisian ditempat-tempat yang dianggap sepi.

“Itu masih menjadi pekerjaan rumah untuk jajaran Polda Kalbar kedepannya. Karena sebagian besar masyarakat menyatakan aktivitas polisi masih minim di lokasi tempat atau jalan yang sepi,” ungkapnya.

Menanggapi hasil ini, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono menyatakan, riset ini sengaja dilakukan untuk menjabarkan berbagai program yang benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat luas. 

Maka dari itu sebagai pemimpin jajaran Polda Kalbar, dirinya ingin mengetahui penilaian dari masyarakat terkait kinerja anggota Polda Kalbar sejauh ini.

“Berangkat dari riset yang telah dilakukan Universitas Tanjungpura, hampir seluruh penilaian terhadap kinerja Polda sejauh ini dinilai baik oleh masyarakat,” kata Didi Haryono

Dan tentunya ini menjadi pesan tersendiri dari masyarakat terhadap kinerja Polda Kalbar, bahwa Polri memang dibutuhkan. “Terutama untuk hukum, Kamtibmas, kepercayaan, dan pelayanan,” terangnya.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat, sehingga apa yang telah digarap Polda Kalbar, dapat dilaksanakan dengan baik sampai saat ini.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Untan Pontianak, Aswandi mengatakan, tindakan yang dilakukan Polda Kalbar sudah sangat baik. Yakni mencoba hal baru untuk meningkatkan mutu dan pembangunan kinerja melalui riset berbasis data dari masyarakat.

“Awalnya saya mengingatkan tentang kemungkinan hasil jawaban yang tidak memuaskan ke depannya. Tentunya itu berisiko terhadap nama baik jajaran polda Kalbar,” kata Aswandi. 

Tapi Kapolda tetap berkomitmen menjalankan ini untuk membangun kepolisian yang lebih baik lagi kedepannya. “Dan kita sebagai lembaga yang bisa menjembatani hal tersebut, sangat mendukung langkah ini,” ujar Aswandi. 

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...