Kepala UPJJ Sebut Proyek Saluran Air di Serdam Bukan Wewenang Pihaknya

Sarianto. Netizen.media

Netizen.media – Kepala UPT Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kubu Raya, Sarianto menyesalkan informasi simpang siur di media sosial yang mengatakan bahwa proyek saluran air di Jalan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya, adalah milik UPJJ. Ia menegaskan, proyek tersebut bukanlah milik UPJJ.

“Saya tetap menyangkal. Karena di dalam pelaksanaan proyek tersebut bukan milik UPJJ. Proyek tersebut dari Dinas PUPR Bidang Cipta Karya. Tidak ada sangkut pautnya dengan UPJJ,” kata Sarianto di ruangannya, Rabu (05/12/2018) siang.

Ketika tuduhan mengenai proyek mengatasnamakan UPJJ, pihaknya bertindak dengan mencari tahu kebenaran tentang siapa yang bertanggung jawab terhadap proyek yang sudah dilaksanakan itu.

“Sejak viral di medsos 3 hari lalu, saya terus mencari tahu terkait yang bertanggung jawab atas pengerjaan ini. Akhirnya kita temukan fakta bahwa ini salah satu program dari cipta karya. Saya sudah menghubungi seluruh pihak, baik itu bidang cipta karya maupun pelaksana,” terangnya.

Proses pengerjaan juga disoroti oleh Sarianto. Ia tak menjelaskan terlalu jauh, namun menurutnya memotong seluruh jalur dan mengalihkan ke jalur serdam paralel butuh aturan. Sebab jalur serdam paralel sudah masuk ke wilayah Kota Pontianak.

“Tentu ada aturan dalam memotong jalan Kabupaten ini. Bukan hantam kromo, artinya tidak melihat rambu-rambu. Dalam mekanisme pelaksanaan suatu kegiatan, bukan hanya mementingkan pekerjaannya,” tuturnya.

Sementara itu, pihak dari cipta karya, yang bertanggung jawab atas pengerjaan jalan tersebut, hingga Kamis (06/12/2018) sore masih belum bisa dimintai keterangan.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...