2 Polisi Dipecat Tidak Hormat, 1 Masih Buron

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, saat mencopot seragam salah seorang anggota Kepolisian yang diberhentikan secara tidak hormat, di halaman Mapolresta Pontianak Kota, Jum’at (07/12/2018) pagi. Netizen.media

Netizen.media – Dua orang anggota Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pontianak Kota dipecat dengan tidak hormat, di halaman Mapolresta Pontianak Kota, pada Jum’at (07/12/2018) pagi.

Pemberhentian ini dilakukan lewat upacara pemberhentian dengan tidak hormat (PDTH) yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir.

Kedua anggota Polresta Pontianak yang diberhentikan adalah Brigadir EB dan Bripda DB. Keduanya diberhentikan setelah diketahui melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Prosesi pemberhentian tersebut dilakukan dengan pelepasan seragam dan penyerahan berkas pemberhentian kepada anggota bersangkutan.

Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir menjelaskan, Brigadir EB diberhentikan atas tindakannya melakukan pencurian kendaraan bermotor.

“Ada enam laporan polisi yang melaporkan tindakan pelaku (Brigadir EB) telah melakukan tindak pidana umum curanmor,” katanya.

Brigadir EB yang sehari-hari bertugas di bagian operasi Polresta Pontianak Kota, juga tercatat tidak masuk dinas selama tiga puluh tiga hari. Terhitung dari tanggal 28 Desember 2017 hingga 5 Februari 2018.

Selanjutnya, untuk Bripda DB diberhentikan atas tindakan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Pria yang bertugas di satuan Shabara Polresta Pontianak itu, juga tercatat tidak masuk dinas selama seratus empat puluh satu hari. Terhitung dari tanggal 7 November 2017 hingga 11 Mei 2018.

“Pelaku hingga saat ini masih dalam pengejaran (DPO). Kita targetkan maksimal dalam waktu dua minggu bisa ditangkap,” ucap Kombes Pol Anwar.

Dengan dilaksanakannya PDTH ini, Kapolresta Pontianak Kota meminta seluruh jajarannya untuk menjadikan hal ini sebagai pelajaran, agar kedepannya tidak ada anggota kepolisian yang melanggar tindak pidana.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...