Pilpres 2019 Bukan Hanya Soal Jokowi dan Prabowo

Suma: Wujudkan Pilpres yang Friendly

Joko Widodo dan Prabowo Subianto, tertawa bersama saat berbincang di sela acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad (23/09/2018). -Foto: Reuters-
Joko Widodo dan Prabowo Subianto, tertawa bersama saat berbincang di sela Deklarasi Kampanye Damai di halaman Monas Jakarta, Ahad (23/09/2018). -Foto: Reuters-

Netizen.media – Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April 2019, bukan hanya kontestasi antara Joko Widodo dengan Prabowo Subianto. Melainkan persoalan seluruh rakyat Indonesia. Olehkarenanya, semua harus terlibat, tanpa terkecuali.

“Tetapi lakukanlah dengan cara-cara pertemanan, perdamaian dan perkawanan. Yaitu pemilihan yang friendly,” kata Suma Jenny Heryanti, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, kepada wartawan, Selasa (18/12/2018).

my home
Suma Jenny Heryanti
Suma Jenny Heryanti

Sesungguhanya, kata Suma, Pilpres 2019 ini merupakan pilihan di antara sesama teman. Karena itu, tidak perlu ada pertikaian, perselisihan dan keributan.

Berbagai dinamika politik di masa kampanye Pilpres ini, tambah Suma, jangan sampai membuat rakyat antipati; enggan terlibat dalam Pilpres 2019.

Rakyat Indonesia harus memahami, bahwa semua hal dalam kehidupan ini terkait dengan keputusan politik. “Karena itu tentukanlah pemimpinmu dengan bijaksana,” jelas Suma.

Untuk menentukan pemimpin itu, sudah disepakati menggunakan sistem demokrasi. Dalam hal ini, rakyatlah yang berdaulat dan berkuasa.

Olehkarenanya, seluruh rakyat Indonesia yang telah memiliki hak pilih, harus turut andil dalam menentukan siapa pemimpin yang baik bagi kemajuan bangsa Indonesia.

“Tidak boleh ada seorangpun yang melewatkan kesempatan ini. Karena pilihan kita menentukan wajah Indonesia ke depan,” ingat Suma.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...