Malam Ini, Seluruh THM di Pontianak Digeledah

THM di Pontianak Dirazia

Netizen.media – Malam ini Badan Narkotika Nasional Kota Pontianak merazia semua Tempat Hiburan Malam (THM). Diskotek dan karaoke bakal digeledah untuk penertiban.

Kepala BNNK Pontianak, Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Sudiman menegaskan, malam tahun baru atau momen pergantian tahun kerap dimanfaatkan untuk berpesta minuman keras dan mengonsumsi obat-obatan terlarang. Karenanya, BNN wajib melakukan operasi cipta kondisi.

my home

“Saya bergerak malam ini,” kata AKBP Agus Sudiman dijumpai wartawan Netizen.media di ruang kerjanya, Senin (31/12/2018).

Agus berpendapat, THM merupakan ruang terbuka yang mudah disusupi Narkoba dan kawan-kawan. Untuk itu, BNN tidak akan kasi kendor merazia diskotek dan karaoke pada malam ini.

“Kami tidak mau berhenti di situ saja (satu kali razia, red). Kita akan terus menggencarkan razia. Guna melakukan pencegahan, pemberantasan penyalagunaan dan peredaran gelap Narkotika,” tegasnya.

Agus mengesalkan keberadaan THM yang kerap disalahgunakan fungsi dan perizinannya. Sebab, dalam beberapa kali melaksanakan razia THM di Pontianak, BNN sering menemukan pengguna Narkoba.

“Kami sering melakukan razia di sejumlah THM di Pontianak. Tim kami sering temukan para pengguna. Bahkan dibeberapa THM, kami sinyalir pengunjung dan karyawannya menggunakan Narkoba,” beber Agus.

Agus berharap, di malam tahun baru ini, harusnya masyarakat tidak hura-hura. Alangkah lebih baik memanfaatkan momen tersebut untuk instrospeksi diri.

“Jangan melakukan tindakan kriminal. Apalagi menggunakan Narkotika dan mengedarkan. Jangan sampai tahun baru ini menjadi hal yang sia-sia. Tapi jadikanlah sebagai hal yang bermanfaat,” ingatnya.

Polisi Harus Razia THM

Pengamat Sosial dari Universitas Tanjungpura, Usmulyadi mengatakan, razia yang dilakukan polisi dan gabungan aparat jelang tahun baru kemarin sudah sangat tepat.

“Razia kemarin yang dilakukan Kepolisian, menurut saya sudah sangat baik. Penyakit masyarakat seperti mabuk-mabukan dan mengonsumsi Narkoba perlu dihentikan,” lugas Usmulyadi kepada Netizen.media, sesaat lalu.

Usmulyadi berpendapat, kalau bisa jangan hanya polisi yang melakukan razia. “Masyarakat juga ikut terjun secara langsung demi mendukung kegiatan tersebut,” sarannya.

Malam ini, dari 31 Desember 2018 beralih ke 1 Januari 2019, polisi diminta untuk kembali melakukan razia. Menggeledah diskotek dan karaoke. Jika hal itu tidak dilakukan, maka akan timbul pertanyaan dan kemungkinan-kemungkinan dibenak masyarakat.

“Kalau misalnya tidak dilaksanakan, padahal sebelumnya dilaksanakan, tentu saja menimbulkan pertanyaan. Malam krusial seperti ini kok, tidak melakukan razia,” satirnya.

Bahkan akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik itu berpandangan, kalau bisa, razia jangan hanya dilakukan pada momen tahun baru saja. “Kalau perlu, setiap hari. Mengingat peredaran Narkoba di kota ini sudah sangat marak,” ingatnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...