Korban Teriaki Dua Penjambret di Imam Bonjol

Mur salah satu pelaku jambret di Imam Bonjol saat diamankan di Mapolsekta Pontianak Selatan

Netizen.media-  Dua orang pelaku jambret yang beraksi di Jalan Imam Bonjol Kecamatan Pontianak Selatan, Mur dan An ditangkap dan dijebloskan ke jeruji besi.

Diketahui bahwa keduanya merampas handpone milik pengendara motor ketika sedang melintas  di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Pontianak Selatan, pada Minggu lalu,(30/12). Namun aksi kedua pelaku itu berhasil diketahui oleh pengendara motor lain dan anggota Satuan Lalu Lintas Polsek Pontianak Timur. Kedua pun berhasil ditangkap tanpa perlawanan dan diserahkan ke Mapolsek Pontianak Selatan.

my home

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Anton Satriadi mengungkapkan, berdasarkan keterangan korban saat itu  bersama temannya yang berboncengan melintas di Jalan Imam Bonjol, hendak pergi ke suatu tempat. Dalam perjalanan tepat di TKP, datang dari arah belakang pengendara motor yang juga berboncengan langsung memepet korban dari arah samping. “Salah satu dari pelaku langsung merampas telepon genggam yang saat itu berada di tangan kanan,”ungkap AKP Anton Satriadi.

Menurut AKP Anton, jika dilihat dari modus yang dilakukan kedua pelaku itu, di mana para pelaku sudah memantau korban, kemudian dijadikan target. “Ketika korban memegang handpone, kedua pelaku ini langsung beraksi,” jelasnya.

Lanjut Anton, saat berhasil merampas telepon genggam itu, korban langsung berteriak meminta pertolongan warga. Teriakan itu pun mengundang perhatian pengendara lain termasuk anggota Satlantas Polsek Pontianak Timur yang sedang berada di TKP. “Bersama pengendara lain, anggota kepolisian yang berada di TKP melakukan pengejaraan hingga akhirnya kedua pelaku, Mur dan An ditangkap,”ungkapnya lagi.

“Dari tangan kedua pelaku itu, kita berhasil mengamankan barang bukti hasil kejahatan, berupa telepon genggam milik korban dan satu unit sepeda motor yang digunakan kedua pelaku sebagai sarana,”ujarnya.

Anton menambahkan, setelah kedua pelaku ditangkap, pihaknya mendapat laporan dan langsung mendatangi TKP.. Para pelaku pun akhirnya diserahkan kepada pihaknya untuk proses hukum lebih lanjut. “Satu diantara pelaku ini masih di bawah umur, sehingga kita pun menitipkan di Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT),” ucapnya.

“Sementara untuk Mur kita jebloskan ke penjara, para pelaku kita jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,”pungkasnya.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...