9 Kali Beraksi, Pele Ditembak Polisi

Pele (terbaring) saat dibawa petugas ke RS Bhayangkara untuk diberikan perawatan, setelah sebelumnya ditembak di kaki sebelah kanan karena mencoba melarikan diri, Selasa (01/01/2019). Foto: Polda Kalbar.

Netizen.media – SP alias Pele, seorang pria spesialis Curas (Pencurian dengan Kekerasan) diamankan Resmob Polda Kalbar, lantaran telah 9 kali melakukan kejahatan di lokasi yang berbeda di Pontianak, Selasa (01/01/2019).

Kepala Tim Resmob Polda Kalbar, Iptu Imam Syarifuddin mengatakan, Pele adalah spesial perampas handphone. Dari 9 kasus tersebut, semuanya merupakan kasus yang sama.

my home

TKP tersebut antara lain di Jalan Gajah Mada (depan showroom Honda), Purnama, Imam Bonjol, Tanjung Raya 1, Tanjungpura, Sungai Raya, simpang Barito, Kedah, dan tepi jalan Gajah Mada.

“Setelah diinterogasi, ternyata tersangka mengakui telah melakukan aksinya berulang kali di 9 lokasi berbeda,” katanya, Rabu (02/01/2019).

Iptu Imam melanjutkan, penangkapan berawal dari adanya beberapa laporan warga, terkait kasus perampokan yang dilakukan Pele.

Pihak Kepolisian kemudian menemukan Pele di wilayah Jalan Ya’M Sabran, Kecamatan Pontianak Timur, dan langsung mengamankan pelaku.

Katim Resmob Polda Kalbar menuturkan, tim juga sempat membawa pelaku kambuhan ini untuk mengecek seluruh TKP yang pernah dijadikan sebagai objek bagi tersangka melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Namun, ketika sedang melakukan pengecekan, Pele berusaha untuk melarikan dari jeratan petugas. “Tersangka sempat mencoba kabur saat petugas ingin melakukan pengecekan di berbagai lokasi yang dijadikan tersangka tempat untuk melakukan aksinya,” tuturnya.

Mendapati tersangka yang mencoba kabur, pihak Kepolisian lantas memberikan tembakan peringatan. Namun, tembakan tersebut tidak diindahkan Pele. Langkah pria 30 tahun ini akhirnya terhenti, setelah jajaran Iptu Imam melakukan tembakan terukur ke arah kaki.

“Tim sudah mencoba melakukan tembakan peringatan, namun tak dihiraukan. Terpaksa harus ditembak ke arah kaki sebelah kanan untuk menghentikan langkahnya,” timpal Imam.

Pelaku selanjutnya dibawa petugas ke RS Bhayangkara untuk diberikan perawatan. Setelahnya, pelaku kemudian digiring ke Mapolda Kalbar untuk diperiksa lebih lanjut.

Dari tangan Pele, petugas mengamankan 2 unit handphone, 1 unit sepeda motor, dan sebuah dompet miliknya. Sementara barang-barang hasil aksinya diakui Pele sudah dijual kepada dua orang penadah berinisial ST dan UM, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang.

Atas perbuatannya ini, Pele terancam dijerat pasal 365 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan, dengan pidana penjara paling lama 9 tahun.

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...