Polisi Gagalkan Penyelundupan di Pelabuhan Dwikora Pontianak

Empat unit mesin motor asal Malaysia saat diamankan di Mapolsek KP3L Pontianak 31 Desember kemarin. FOTO:Istimewa
Netizen.media-Penyelundupan barang-barang ilegal yang dikabarkan terjadi di Pelabuhan Dwikora Pontianak ternyata bukan sekedar isu. Melainkan benar adanya.

 

Sepanjang 2018, kepolisian berhasil mengamankan sedikitnya 3 jenis barang-barang ilegal asal negeri Jiran yang hendak dikirim lewat Pelabuhan Dwikora Pontianak.

 

my home
Hal ini pun diketahui, setelah diungkapkan oleh Kapolsek KP3L, AKP Primas D Maestro, Rabu (2/1/2019) siang tadi.

 

Menurut AKP Primas, barang-barang ilegal yang diamankan itu yakni dua unit mobil, dua unit sepeda motor bermerk CBR  1000 CC dan Harley . Sedangkan satu jenis barang ilegal lainnya itu, yakni berupa empat unit mesin motor. Diantaranya dua unit sudah siap dirakit dan duanya lagi belum. “Semua ini kita ketahui berawal dari informasi masyarakat,”ujar Primas.

 

Saat ini barang bukti sudah ada diserahkan ke Mapolresta dan ada yang masih diamankan di Mapolsek KP3L. “Untuk empat unit mesin itu, kita tangkap kemarin, 31 Desember 2018, sedangkan mobil dan motor Malaysia  pada bulan November,”ungkapnya.
FOTO: Istimewa

 

Primas menerangkan, barang-barang ini tidak langsung dari Malaysia untuk sampai ke Pelabuhan Dwikora, melainkan seperti empat unit mesin motor yang diamankan pihaknya datang dari Malaysia dibawa ke Kabupaten Sintang, kemudian selanjutnya dibawa ke Pelabuhan Dwikora untuk dikirim ke Jakarta. “Jadi barang-barang itu datang melewati perbatasan, kemudian semuanya dengan tujuan Jakarta,”terang Primas.

 

Primas juga mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan oleh pihaknya soal barang-barang mewah itu, pengirim menggunakan nama dan nomor kontak yang fiktif. Sehingga saat ini kasus-kasus itu masih dalam penyelidikan. “Seperti dua unit Mobil Malaysia saat ini sudah kita limpahkan penyelidikan nya di Mapolresta Pontianak,”paparnya.

 

Ia juga mengingatkan kepada Kapal-kapal ekspedisi, untuk mengkroscek pengiriman melalui Pelabuhan Dwikora ini. Terutama jenis kendaraan, ketika pengirim tidak dapat menunjukan dokumen lengkap berkaitan surat menyurat kendaraan itu, segera menghubungi pihaknya. “Kita sudah sering sosialiasi berkaitan hal ini, kedepannya kita minta pihak Kapal Ekspidisi untuk lebih teliti,”tegasnya.

 

Selain itu, Ia juga mengatakan untuk kendaraan-kendaraan yang masuk maupun keluar, pihaknya langsung melakukan pengecekan. “Kita selalu pastikan kendaraan-kendaraan itu sesuai dengan surat menyurat dan nomor rangka dan mesin, ketika tidak cocok, langsung kita amankan,”pungkasnya.

 

 

Berikut penjelasan lengkap Kapolsek KP3L AKP Primas D Maestro saat mengamankan barang yang diselundupkan dari Malaysia ke Kalbar dengan tujuan Jakarta:

 

river x
Berita Terkait
Komentar
Loading...